Gak Yakin
Saat bermain bebas, anak - anak biasa menggunakan seluruh ruang kelas. Tak heran bila disemua sudut terdapat mainan yang mereka buat. Baik berupa puzzle, beragam balok atau pasang bongkar.
.
Tak jarang pula, karena main bersama, menjadi susah membedakan mana mainan milik satu anak dengan anak lainnya.
.
Dan inilah ceritanya...
.
Karena tergesa - gesa, tanpa sengaja, aku yang tengah berjalan untuk mengambil baju Myesha, menginjak sebuah bentuk mainan dari pasang bongkar.
.
"Maaf, ibu gak sengaja," aku segera minta maaf dan mencari si empunya mainan. "Ini punya siapa, ya?"
.
Hana dan Ahmad yang ada disekitarku, menggelengkan kepala. Tanda tidak tahu.
.
"Anakku, ini mainannya siapa, ya?" Aku bertanya lagi pada anak lainnya.
.
Hibri yang tengah berlari bersama Rafif, datang menghampiriku. Saat melihat mainan yang rusak karena terinjak olehku, raut wajahnya langsung berubah sedih.
.
"Ini punya Bibi?" Tanyaku. Aku biasa menyapanya Bibi. "Maaf, ya ibu gak sengaja. Ibu bantu memperbaikinya, ya," aku menawarkan diri.
.
Tapi Hibri menolak tawaranku. Dia memilih untuk memperbaiki sendiri mainannya. Oklah. Maka setelah mencium tangannya sebagai tanda permintaan maaf, aku pun berlalu dari hadapannya.
.
Beberapa waktu kemudian..
.
"Hibri, ayo pipis dulu," panggil ibu guru. Saatnya toilet training dipagi hari.
.
Hibri yang sudah kembali memainkan pasang bongkar yang telah diperbaikinya segera beranjak dengan masih tetap membawa mainan.
.
"Sini, Bi. Ibu jagain mainannya," aku kembali menawarkan kebaikan pada Hibri.
.
Hibri segera menghampiriku. Mengangsurkan mainannya padaku. Namun sebelum aku sempat memegang, Hibri menarik kembali tangannya. Berlalu dari hadapanku. Meletakkan karyanya dikeranjang mainan. Untuk kemudian menuju kamar mandi.
.
Aku yang dilewatinya hanya bisa terbengong - bengong. Mungkin Hibri tidak yakin bila aku bisa menjaga mainannya dengan baik. Karena tadi sudah sempat merusakkan mainannya. Dia tak mau terluka untuk kedua kalinya.
.
Dan untuk kedua kalinya (pula) dalam dua hari berturut - turut, Hibri tak percaya padaku.
.
Posting : fb
Komentar