Cemburu
Ketika cemburu hadir di sekolah...
.
Siang ini, saatnya tidur siang..
"Abang, sekarang waktunya tidur. Gak teriak - teriak. Temannya yang lain sudah tidur," aku mengingatkan Rafif yang masih mengeluarkan teriakan - teriakan kecil diantara berguling ke sana ke mari.
.
Tampaknya peringatanku tak digubrisnya. Dia tetap asyik dengan permainannya. Maka, kubalikkan badanku menghadap Varo yang sedari tadi menungguku. Lebih tepatnya menunggu tanganku untuk digenggamnya.
.
.
Aku memberikan tanganku dan segera digenggamnya. Kuusap punggung tangannya dan dia pun perlahan mulai tertidur.
.
Perlahan kulepas pegangan tangan Varo dan berbalik kembali ke arah Rafif. Memeluknya. Namun apa yang terjadi? Dia menepiskan tanganku dengan cepat. Ada aura marah yang terlihat.
.
"Kenapa, Bang? Abang marah, Varo pegang tangan ibu?" Tanyaku.
.
"Bu Yayuk gak boleh sama Varo," ujarnya masih dengan nada marah.
.
"Kenapa gak boleh? Khan tadi Abang belum tidur, ibu menidurkan Varo dulu," aku menjelaskan. "Sekarang ibu sama Abang lagi, nih," ujarku seraya memegang tangannya.
.
"Gak mau!" Rafif menepis tanganku.
.
"Ya sudah kalau gak mau. Ibu balik lagi sama Varo," berkata begitu aku seraya membalikkan badan.
.
"Jangan! Bu Yayuk sama Abang ajah," Rafif memegang erat tanganku.
.
Haish.. Abang, mah .... acuh - acuh butuh gitu..
.
Posting : fb
Komentar