Sibuk
Kumpul keluarga besar, selalu identik dengan makan, makan lagi, makan terus. Begitulah kami.
Setelah semalam lelah bebakaran, siang itu sie konsumsi mendapati ternyata masih ada buah tangan yang tersisa.
Ada lumpia Semarang, geblek Kulonprogo, juga sosis dan bakso. Maka acara masak - masak jilid 2 pun langsung diadakan.
Kompor kembali dinyalakan. Penggorengan disiapkan. Buah tangan yang tersisa pun dikeluarkan kembali dari lemari pendingin.
Berbeda dengan semalam, sore ini yang berada didepan perapian adalah barisan para ibu. Karena yang lain masih asyik mengikuti games yang masih berlangsung.
Agar cemilan ini dapat disantap saat masih hangat, maka aku berinisiatif untuk 'jemput bola'. Setiap selesai satu makanan digoreng, aku akan membawa ke tengah arena permainan. Sembari membawa piring kertas, aku menawarkan pada peserta dan penonton games, makanan yang diinginkan.
Adek sepupu yang tengah memandu games pun protes...
"Mbaaaakkkk.... makannya ntar dulu. Kita lagi main," teriaknya dari pinggir lapangan.
Aku cuma nyengir. Berlalu melewati para peserta sambil tetap menawarkan makanan yang kubawa.
Main games juga butuh tenaga khan? 😂.
Komentar