Kangen

Tempat favorit dirumah, yang biasa digunakan untuk berkumpul adalah meja makan. Kami biasa membicarakan banyak hal disini. Dari yang serius hingga saling goda. Dari pembicaraan yang penting hingga obrolan yang tidak ada ujung pangkalnya. Dan semua akan berakhir dengan gelak tawa yang riuh.

Seperti juga siang ini. Bedanya, kali ini ada adek besar diantara kami. Setelah hampir satu tahun tak menampakkan batang hidungnya dirumah, lantaran pandemi yang tengah berlangsung, hari ini dia menyempatkan diri untuk pulang.

Berbincang tanpa ada makanan, pastinya tidak lengkap. Hari ini, ada pizza yang menemani kami ngobrol santai. Tepatnya setumpuk pizza yang dibeli mbak sepulang dari sebuah acara di Kaliurang. Ditengah serunya obrolan, adek besar memintaku untuk pindah dari kursi yang kutempati. Dia menggeser duduknya, mendekati sisi meja makan yang terdapat masakan ibu.

Tanpa berkata - kata, dia beranjak mengambil piring yang diisi dengan nasi. Kemudian mulai mengambil satu persatu masakan yang ada di meja.

"Ha? Anang makan lagi?" aku bertanya dengan nada terkejut. "Khan sudah makan pizza," protesku.

"Pizza sama masakan ibu, tuh beda. Lagian sudah lama gak makan masakan ibu," jelasnya sambil terus menikmati oseng - oseng soun buatan ibu. Dia tampak lahap menyantap masakan yang tersaji. 

"Kangen banget, ya Nang sama masakan ibu?" tanyaku penasaran.

"Iya. Disana gak ada masakan kayak gini," sahutnya.

Aku dan ibu tergelak mendengarnya. Ya iyalah. Khan masakan ibu hanya ada dirumah. Disini. Tempat yang selalu dirindukannya untuk kembali.

Selamat pulang ke rumah, Anang.

Komentar

Postingan Populer