Pegangan Tangan

'Me time' nya ibu guru saat di sekolah adalah ketika anak - anak tidur siang. Saat suasana begitu hening. Hanya sesekali terdengar dengkur halus atau batuk - batuk kecil. Selebihnya senyap. Maka ibu guru bisa bebas membuka pesan pribadi di ponsel atau mencari berita - berita terbaru. Bisa juga dengan membaca novel atau ikut tertidur disamping anak - anak.
.
Tapi tak jarang, diisi juga dengan obrolan. Tentang apa saja. Mulai dari yang penting, tidak begitu penting hingga gak penting banget.
.
Seperti ini misalnya...
.
"Akhirnya Varo tidur juga, bu?" Salah satu ibu guru bertanya padaku.
.
"Iya. Setelah sibuk sendiri mencari posisi yang enak buat pegang tangannya Bu Yayuk," jawabku.
.
"Varo gak kayak Abang. Yang sudah biasa pegang tangan Bu Yayuk kalau tidur," sahut ibu guru yang lain.
.
"Bener juga, tuh. Pegangan tangannya beda lho," aku jadi ingat sesuatu. "Kalau Abang, akan menjalinkan jari jemarinya dijariku. Tapi kalau Varo meletakkan telapak tangannya diatas telapak tanganku dan menggenggamnya dengan erat," aku menjelaskan.
.
"Itu ada maknanya, Bu," jawab ibu guru yang paling muda.
.
"Oya? Masa, sih pegangan tangan ajah ada maknanya," aku tak percaya.
.
"Iya. Kalau Abang, pegangan tangannya saling menautkan jari, itu artinya saling menguatkan. Kalau Varo, itu artinya dia ingin melindungi," beliau menjelaskan panjang lebar.
.
Sontak aku tergelak mendengar penjelasan ini. Bagaimana Abang mau menguatkan Bu Yayuk, lha wong setiap kali ditinggalkan, dia selalu mencari Bu Yayuk. Lalu bagaimana pula Varo akan melindungi Bu Yayuk? 😂.
.
Aku jadi ingat sesuatu..
.
"Eh, tadi tuh pas jalan - jalan, Jihan pegang jari tengahku kenceng banget. Kalau itu artinya apa?"
.
"Jihan capek, Bu Yayuk. Dia butuh bantuan. Sudah gak kuat jalan. Makanya pegangan tangan," jawab ibu guru seraya tersenyum.
.
Dan aku kembali tergelak.
Sejak kapan ibu guru jadi pengamat pegangan tangan, ya? 😂.

posting : fb

Komentar

Postingan Populer