Awas Kejedug

Ada yang menyenangkan ketika adek besar membawa wisata kuliner disekitaran kota kami. Karena dia akan membawa ke tempat - tempat yang sebelumnya kami tidak tahu atau bahkan membuat kami heran dan keluar pertanyaan, 'Lho? Disini ada tempat ini tho?' 😀.
.
Seperti juga akhir pekan lalu, saat dia membawa kami ke sebuah tempat makan yang menghidangkan makanan Jawa khas rumahan.

Bentuk bangunannya pun seperti rumah Jawa umumnya. Dengan atap bentuk limasan. Juga rendah dibagian pintu.
.
"Itu atapnya rendah banget," ujar bapak mengomentari bagian depan rumah makan.
.
"Ya nggak dong. Itu sesuai dengan konsep rumah Jawa. Kalau masuk rumah agak menunduk," jawab adek besar.
.
"Kepalanya bisa kejedug," bapak memberi alasan.
.
"Itu khan sudah ada tulisannya," ibu memberitahu. "Kalau masih juga kejedug, berarti gak baca tulisannya."
.
Kami yang mendengar jawaban sengit ibu seketika tergelak. Mata yang tidak lagi awas, membuat bapak tidak dapat membaca dengan jelas tulisan yang terpasang. Makanya keluar 'protes' beliau.
.
Sehat terus bapak....

Posting : Ig

Komentar

Postingan Populer