Zee dan Uyut Akung

Ada pemandangan tak biasa.. yang tertangkap kamera pagi ini...
Bapak dan Zee....
 
Zee adalah generasi ketiga dikeluarga ini. Menjadi buyut pertama. Maka tak heran bila kehadirannya menjadi penghibur bapak dan ibu diusia senja.
 
Mulai dari pagi buta hingga malam menjelang, Zee adalah sosok yang selalu dicari. 
 Dipagi hari, ketika dia masih tidur, bapak sudah mulai bertanya. 'Zee kok belum bangun?'
 

 May be an image of 2 people, child and outdoors

Ketika Zee menangis, maka akan terjadi 2 keributan. Yang pertama suara tangisan Zee. Dan yang kedua omelan bapak lantaran mendengar Zee menangis. Yups! Bagi bapak, Zee tidak boleh menangis. Jadi, kalau dia menangis, maka kami yang salah. 😁.
 
Intinya, Zee harus selalu tertawa, bergembira, ceria dan bahagia. 
 
Bapak tidak akan merasa terganggu bila kegiatannya diusik oleh Zee. Seperti saat Zee menjadikan koran beliau sebagai alas duduk, sementara bapak tengah membacanya. Atau dengan rela menyerahkan 'singgasana' alias kasur kecil tempat beliau bersantai digunakan Zee untuk bermain.
 
Pun pagi ini, ketika bapak tengah membersihkan rumput dihalaman belakang, Zee datang menghampiri untuk turut 'membantu'. Yang ujungnya sudah bisa diduga... justru bikin ribet. 🤭. Tapi bapak tetap tersenyum. Mengapa? Karena Zee adalah pemegang kasta tertinggi dikeluarga ini. 
 
Sehat selalu bapak... agar bisa selalu melihat tumbuh kembang Zee...
 
Posting : Ig

Komentar

Postingan Populer