Santun
Salah satu kata santun yang diajarkan pada Zee adalah menyatakan terima kasih atau matur nuwun (dlm bahasa Jawa) ketika menerima sesuatu. Karena masih belum bisa mengucapkan, maka gerakan tubuh sebagai gantinya. Yaitu dengan menundukkan sedikit kepalanya.
Dan ini ceritanya....
Agar terbiasa makan dimeja makan, maka kami lebih sering mengajak Zee makan bersama. Pagi, siang, malam. Tidak harus bersama semua anggota keluarga, tapi siapa saja yang akan makan, maka Zee diajak untuk bergabung.
Seperti juga kali ini, disiang hari...
"Ayo kita makan, Zee," ajakku pada Zee. Beberapa saat lalu, dia sudah bangun dari tidur.
Kuangkat dia untuk didudukan di kursi khususnya. Kuambilkan sedikit nasi yang diletakkan dipiring yang sama denganku. Tak ketinggalan sendok kecil.
"Zee mau makan sama apa?" Tanyaku. "Mau abon?" Aku menunjukkan abon buatan ibu.
Zee mengangguk. Kuambilkan sedikit abon lalu kuletakkan dipiringnya.
"Bilang apa?" Tanyaku. "Matur nuwun," lanjutku. Dan Zee menundukkan sedikit kepalanya.
Tapi apa yang terjadi?
Tampaknya Zee terlalu 'santun'. Dia menundukkan kepalanya terlalu dalam. Hingga kepalanya terantuk meja.
.
Yaaa... gak segitunya juga kali, Zee...
Post : Fb
Komentar