Belajar

Memenuhi keinginan untuk belajar menggoreng kerupuk, maka siang ini secara khusus aku berkutat didepan kompor. Belajar cara jitu menggoreng kerupuk Palembang. 😊.

Awalnya, menyiapkan dua wajan. Satu wajan kecil untuk api sedang. Satunya lagi wajan besar untuk api panas.

Dan mulailah 'ujian kesabaran' itu...

Proses pemanasan minyak diwajan berapi sedang, membutuhkan setidaknya 10 menit sebelum kerupuk akhirnya bisa dimasukkan.

Mengapa begitu lama? Karena api yang digunakan adalah api kecil. Sehingga proses pemanasan minyak pun berlangsung perlahan.
Mengapa tidak memakai api besar, kemudian api dikecilkan bila sudah panas? Hasil gorengan kerupuknya menjadi tidak bagus. Karena panasnya tidak stabil. Dari yang awalnya panas sekali, menjadi perlahan berkurang panasnya.

Begitu pun dengan wajan dengan api besar. Panasnya minyak harus selalu dikontrol. Bila terlalu panas, kerupuk menjadi gosong. Bila kurang panas, kerupuk tidak mengembang. Butuh perasaan yang lebih 'sensitif' untuk bisa memahami soal 'perapian' ini. 😀.

Kesimpulannya adalah dibutuhkan 'jam terbang' yang cukup tinggi untuk memahami soal 'perapian' saat menggoreng kerupuk Palembang. Itu berarti, harus sering - sering berlatih. 😉.

Sering - sering pesan kerupuk, ya. Agar semakin sering pula berlatihnya. 😂.

Posting : Kn

Komentar

Postingan Populer