Gak Mau Rugi

#dirumahsaja

Ibu memenuhi janji pada adek besar. Mengirimkan permintaannya beberapa waktu lalu. Sambal kering kentang. Dengan tambahan catatan khusus. Pakai teri bukan kacang. 😀.

Dan ini ceritanya....

"Kok paketnya dibawa balik lagi?" Aku bertanya heran pada mbak.
Saat itu, mbak baru saja memarkirkan motor di garasi. Aku melihat paket yang akan dikirim untuk adek besar, masih tergantung dibagian depan motornya.

"Ditolak sama petugas kantor pos," jawabnya ringan.

Ha? Ditolak?

Jadi...
Sambal kering kentang buatan ibu ini, kami kemas dalam plastik yang dilem rapat. Kemudian dimasukkan dalam dos yang juga terselotip dengan kuat. Terakhir dibungkus plastik, yang lagi - lagi dirapatkan dengan selotip berulang kali.

Tapi kemasan ini ditolak oleh petugas pos. Karena minyak yang terdapat dikemasan kering kentang itu akan keluar dan mengotori paket lainnya. Itu sebabnya, kami harus mengganti kemasan paket menggunakan wadah yang tertutup rapat.

Hal ini juga berlaku untuk semua jenis makanan apapun yang dikirim melalui paket pos.

Jadilah paket yang sudah terbungkus rapi itu, dibongkar lagi. Lalu kami pun sibuk mencari wadah yang pas untuk memasukkan kering kentang dan rendang buatan ibu.

Setelah melalui 'diskusi' yang tak penting akhirnya diputuskan menggunakan tuppy milik ibu.

Daaaann... jiwa - jiwa 'tak mau rugi' pun keluar... 😜.

"Anang, besok kalau tuppynya dibawa pulang, jangan lupa diisi lho, ya?" Pintaku pada adek besar divideo callnya disore hari.

"Isi apa?" Tanyanya.

Aku menyebutkan salah satu makanan khas dimana dia saat ini berada.

"Ya gak bisa. Ntar malah basi," tolaknya.

"Terserah Anang, deh mau diisi apa. Yang penting baliknya gak kosong,"jawabnya sambil nyengir.

Belum juga paketnya terkirim, aku sudah ribut duluan. Dasar aku, tuh.. 😛.

Posting : Kn

Komentar

Postingan Populer