Sama Tapi Beda
#dirumahsaja
.
Karena penasaran dengan resep fu yunghai yang 'diintervensi' oleh mbak, maka aku mencoba untuk mengulanginya lagi. 
.
Berbekal pengalaman sebelumnya, kali ini aku membuatnya secara diam - diam. Menyiapkan bahan - bahan didapur, seolah aku akan memasak sesuatu yang biasa saja. Intinya, jangan sampai mbak tahu dan kembali mengusulkan memberi kubis hingga berlembar - lembar. Melebihi yang ada pada resep yang hanya 2 lembar saja.
.
.
Dan ketika sudah selesai, seperti biasanya, kami akan mencicipinya beramai - ramai dimeja makan.
.
"Ini fu yunghai yang kayak kemarin, bul?" Tanya keponakan cantik.
.
"Iya."
.
"Kok beda, ya? Ini telurnya lebih berasa. Beda sama yang kemarin," ulasnya.
.
"Ini dibuat sesuai resep. Kalau yang kemarin, kubisnya kebanyakan," jawabku pelan sambil melirik mbak.
.
"Yang kemarin juga enak kok," jawab mbak. "Cuma kubisnya memang lebih banyak. Kita khan harus banyak makan kubis, biar sehat," tambahnya memberi alasan.
.
'Tapi kalau kebanyakan juga jatuhnya jadi gak enak lagi.' Aku berkata dalam hati. Tak berani membantah. Takut kualat sama kakak nomer satu.
.
Posting : fb
Komentar