Kapan Sekolah Lagi?
#dirumahsaja
.
Ketika sekolah memutuskan untuk menghentikan sementara kegiatan belajar dan pengasuhan, aku tak pernah membayangkan bila akan selama ini mendadak liburnya. Ini sudah memasuki pekan kelima. Dan tak ada yang tahu hingga hitungan pekan keberapa agar sekolah bisa kembali seperti sedia kala.
.
Selama lima pekan ini, setidaknya sudah 3 kali aku mengirimkan pemberitahuan pada orang tua, yang isinya memperpanjang lagi masa 'bermain dirumah' untuk anak - anak.
.
Dan inilah yang terjadi selama lima pekan ini..
.
Pekan pertama libur, semuanya biasa saja. Ponselku sepi dari pesan - pesan yang dikirimkan orang tua.
.
Memasuki pekan kedua, mulai ada pesan WA yang memintaku untuk mengirimkan pesan suara pada anak - anak. Inti dari pesan itu adalah meminta mereka untuk dirumah saja. Tidak meminta untuk pergi kemana - mana.
.
Pekan ketiga, gantian anak - anak yang mengirimkan pesan suara kepadaku. Menanyakan mengapa sekolahnya libur lama sekali. Tampaknya mereka sudah mulai bosan dirumah. Dan aku pun menjadi lebih sering melakukan panggilan suara pada mereka. Meminta untuk tetap bermain dirumah. Bila bosan, mereka bisa meminta bantuan orang tua untuk membuatkan permainan seperti disekolah.
.
Dipekan keempat, aku mulai merasakan 'teror' dari anak - anak. Tiba - tiba ada banyak panggilan tak terjawab diponselku. Entah itu berupa panggilan suara atau juga panggilan video. Tampaknya ponsel orang tuanya sudah 'dibajak', sehingga mereka leluasa melakukan panggilan ke nomerku.
.
Akupun menjadi lebih sering melakukan panggilan video. Bersama ibu guru. Atau mengajak teman lainnya untuk mengobati rasa rindu mereka satu sama lain.
.
Dan dipekan kelima ini,...... aku mulai menerima laporan tentang tingkah pola anak - anak yang sudah kangen sekolah dan teman - teman. Dari yang meminta memakai kaos seragam saat dirumah, juga minta diantar ke sekolah hingga yang menangis sedih dipagi hari karena ingin sekolah.
.
Pertanyaan yang kuterima dari mereka adalah sama. 'Bu Yayuk, kapan kita sekolah lagi?'
.
Andai ibu bisa memberikan jawabannya, Nak. Tapi hingga saat ini pun, ibu tidak tahu kapan 'mendadak libur' ini akan berakhir. 😢.
Ketika sekolah memutuskan untuk menghentikan sementara kegiatan belajar dan pengasuhan, aku tak pernah membayangkan bila akan selama ini mendadak liburnya. Ini sudah memasuki pekan kelima. Dan tak ada yang tahu hingga hitungan pekan keberapa agar sekolah bisa kembali seperti sedia kala.
.
Selama lima pekan ini, setidaknya sudah 3 kali aku mengirimkan pemberitahuan pada orang tua, yang isinya memperpanjang lagi masa 'bermain dirumah' untuk anak - anak.
.
Dan inilah yang terjadi selama lima pekan ini..
.
Pekan pertama libur, semuanya biasa saja. Ponselku sepi dari pesan - pesan yang dikirimkan orang tua.
.
Memasuki pekan kedua, mulai ada pesan WA yang memintaku untuk mengirimkan pesan suara pada anak - anak. Inti dari pesan itu adalah meminta mereka untuk dirumah saja. Tidak meminta untuk pergi kemana - mana.
.
Pekan ketiga, gantian anak - anak yang mengirimkan pesan suara kepadaku. Menanyakan mengapa sekolahnya libur lama sekali. Tampaknya mereka sudah mulai bosan dirumah. Dan aku pun menjadi lebih sering melakukan panggilan suara pada mereka. Meminta untuk tetap bermain dirumah. Bila bosan, mereka bisa meminta bantuan orang tua untuk membuatkan permainan seperti disekolah.
.
Dipekan keempat, aku mulai merasakan 'teror' dari anak - anak. Tiba - tiba ada banyak panggilan tak terjawab diponselku. Entah itu berupa panggilan suara atau juga panggilan video. Tampaknya ponsel orang tuanya sudah 'dibajak', sehingga mereka leluasa melakukan panggilan ke nomerku.
.
Akupun menjadi lebih sering melakukan panggilan video. Bersama ibu guru. Atau mengajak teman lainnya untuk mengobati rasa rindu mereka satu sama lain.
.
Dan dipekan kelima ini,...... aku mulai menerima laporan tentang tingkah pola anak - anak yang sudah kangen sekolah dan teman - teman. Dari yang meminta memakai kaos seragam saat dirumah, juga minta diantar ke sekolah hingga yang menangis sedih dipagi hari karena ingin sekolah.
.
Pertanyaan yang kuterima dari mereka adalah sama. 'Bu Yayuk, kapan kita sekolah lagi?'
.
Andai ibu bisa memberikan jawabannya, Nak. Tapi hingga saat ini pun, ibu tidak tahu kapan 'mendadak libur' ini akan berakhir. 😢.
Posting : fb
Komentar