Janji

#dirumahsaja
.
Membuat adek besar memutuskan untuk tidak pulang dulu ke kota kami. Tak heran bila dia menjadi lebih sering melakukan panggilan video sebagai ganti kehadirannya.
.
Dan setiap kali dia tampil dilayar ponsel, maka perbincangan yang selalu terjadi antara ibu dan adek besar adalah seperti ini...
.
"Hari ini ibu masak apa?" Begitu selalu pertanyaan pertama yang diajukannya.
.
Ibu akan menjawab pertanyaan adek besar dengan menunjukkan masakan beliau hari itu. Lalu ibu akan balik bertanya, "Anang hari ini makan apa?"
Ibu dan aku biasa memanggil adek besar dengan panggilan 'Anang' yang berarti anak lanang. 😊.
.
Ketika menjawab pertanyaan ibu, adek besar gantian memamerkan makanannya.
.
Dan kemarin saat dia menelpon .....
.
"Anang, lihat nih. Kita bikin pempek," pamerku seraya mengarahkan layar ponsel pada pempek yang baru saja selesai dibuat.
.
"Kirim dong," pintanya seraya merekomendasikan satu nama jasa pengiriman barang.
.
"Yakin satu hari sampai disana?" Tanya mbak. "Situasi seperti sekarang, ntar malah basi. Sayang ajah," lanjut mbak.
.
"Besok, deh kalau pulang, mbak buatkan," janjiku.
.
Dan kami melanjutkan obrolan. Juga bergosip. 😂. Ketika pembicaraan usai, aku pun beranjak ke dapur dan mendapati ibu disana.
.
"Kasihan Anang. Cuma dipamerin pempek ajah," ujar ibu dengan wajah sedih.
.
Waduh! Perasaan seorang ibu sepertinya selalu begitu. Tak peduli berapa pun usia si anak. Tetap saja seorang anak. Dan sepertinya tadi aku dan mbak telah 'salah', nih. Memamerkan hasil masakan kami pada adek besar.
.
"Tenang, bu. Inshaa Allah besok kalau Anang pulang, adek bikinkan pempek lagi," janjiku sungguh - sungguh.
.
Wajah ibu kembali ceria setelah mendengar janjiku.
(Pembaca, besok - besok tolong ingatkan tentang janji ini, ya. Maklumlah. Kalau janji, kadang suka lupa. 😉).
 
Posting : fb

Komentar

Postingan Populer