Masa Kecil
#dirumah saja
.
Itu berarti ada banyak waktu bercengkrama dengan anggota keluarga
lainnya. Ngobrolin apa saja. Cerita tentang masa kecil. Yang disuka atau
bahkan yang paling menyebalkan.
.
Seperti ini...
.
"Ibu dulu benci banget sama bulek," ujar mbak pada keponakan cantik yang sulung alias putrinya.
Aku yang mendengarnya hanya senyum - senyum saja.
.
"Memangnya dulu bulek ngapain, bu?" Antusias keponakan cantik bertanya.
.
Maka meluncurlah salah satu cerita tentang masa kecil kami...
.
Dulu, kami berlangganan majalah Bobo. Bila menuruti aturan, maka siapa yang pertama kali mendapatkan majalah ini dari sang loper, maka dia yang berhak membaca terlebih dahulu. Namun, nakalnya aku, selalu minta untuk membaca duluan. Tak peduli bila ternyata mbak yang terlebih dahulu memegang majalah tersebut.
.
Ketika mbak melaporkan kejadian ini pada ibu, maka jawaban ibu, yang biasa dipanggil Titi oleh keponakanku, selalu sama. "Mbak khan sudah besar. Jadi mengalah sama adek."
.
Dan jawaban ini sangat menyebalkan bagi mbak. Karena dia merasa 'terdzolimi'. Hanya karena statusnya sebagai anak sulung, maka dia harus mengalah dalam segala hal. 😂. (Kasian banget. 😢).
.
"Lha? Sama dengan mbak," ujar keponakan sulung. "Ibu juga selalu minta mbak buat mengalah sama adek," protesnya.
.
Dan dengan santai mbak menjawab tanpa rasa bersalah, "Ibu khan mencontoh Titi."
.
Aku yang mendengar jawaban ini, langsung tergelak. Merasa beruntung sekali terlahir sebagai anak bungsu. 😂.
.
Seperti ini...
.
"Ibu dulu benci banget sama bulek," ujar mbak pada keponakan cantik yang sulung alias putrinya.
Aku yang mendengarnya hanya senyum - senyum saja.
.
"Memangnya dulu bulek ngapain, bu?" Antusias keponakan cantik bertanya.
.
Maka meluncurlah salah satu cerita tentang masa kecil kami...
.
Dulu, kami berlangganan majalah Bobo. Bila menuruti aturan, maka siapa yang pertama kali mendapatkan majalah ini dari sang loper, maka dia yang berhak membaca terlebih dahulu. Namun, nakalnya aku, selalu minta untuk membaca duluan. Tak peduli bila ternyata mbak yang terlebih dahulu memegang majalah tersebut.
.
Ketika mbak melaporkan kejadian ini pada ibu, maka jawaban ibu, yang biasa dipanggil Titi oleh keponakanku, selalu sama. "Mbak khan sudah besar. Jadi mengalah sama adek."
.
Dan jawaban ini sangat menyebalkan bagi mbak. Karena dia merasa 'terdzolimi'. Hanya karena statusnya sebagai anak sulung, maka dia harus mengalah dalam segala hal. 😂. (Kasian banget. 😢).
.
"Lha? Sama dengan mbak," ujar keponakan sulung. "Ibu juga selalu minta mbak buat mengalah sama adek," protesnya.
.
Dan dengan santai mbak menjawab tanpa rasa bersalah, "Ibu khan mencontoh Titi."
.
Aku yang mendengar jawaban ini, langsung tergelak. Merasa beruntung sekali terlahir sebagai anak bungsu. 😂.
Posting : Fb
Komentar