Ahad Legi
Layaknya sebuah acara keluarga, pasti ada cerita, canda, tawa, saling
goda, kangen - kangenan dan tentu saja makan - makan yang tak boleh
ketinggalan.
.
Begitu juga selalu yang ada pada acara kumpul keluarga dari garis ibu. Acara ini berlangsung setiap bulan. Ditempat yang berbeda. Bergiliran dari rumah ke rumah.
.
Makanan yang tak pernah absen menemani acara keluarga adalah lumpia Purwo. Begitu kami menamainya. Purwo adalah lokasi tempat pembuatan lumpia ini.
.
Sebenarnya, ini lumpia yang biasa saja. Berisi campuran kecambah, parutan wortel, irisan daun bawang dan seledri serta potongan ayam. Menjadi istimewa karena kulit lumpia ini dibaluri parutan bawang putih. Sehingga memiliki rasa dan bau yang khas.
.
Dan itu membuat ketagihan. Tak heran bila lumpia ini menjadi makanan yang dicari disetiap acara keluarga dan selalu habis paling awal dibandingkan makanan lainnya.
.
Berikut ceritanya...
.
"Bul, kok gak ada lumpia?" Tanyaku pada salah satu bulek yang biasa membawa lumpia.
.
"Ini Ahad Legi. Yang jualan libur," jawab bulekku.
.
"Kenapa, bul?" Aku biasa menyapa adik - adik ibu yang perempuan dengan sapaan 'bul'. Panggilan singkat dari 'bulek'.
.
"Setiap Ahad Legi, dia ikut acara di Puro," bulek menjelaskan.
Puro adalah nama salah satu keraton yang ada di kota kami.
.
Maka, ketika penentuan tanggal untuk acara keluarga berikutnya...
.
"Jangan Ahad Legi, ya," usulku.
.
"Kenapa?" Tanya mbak sepupuku. Heran.
.
"Kalau Ahad Legi, ntar gak ada lumpia lagi," jawabku jujur.
.
Mbak sepupuku tergelak. Sejak kapan acara keluarga harus mengikuti jadwalnya penjual lumpia. .
Posting : Ig
.
Begitu juga selalu yang ada pada acara kumpul keluarga dari garis ibu. Acara ini berlangsung setiap bulan. Ditempat yang berbeda. Bergiliran dari rumah ke rumah.
.
Makanan yang tak pernah absen menemani acara keluarga adalah lumpia Purwo. Begitu kami menamainya. Purwo adalah lokasi tempat pembuatan lumpia ini.
.
Sebenarnya, ini lumpia yang biasa saja. Berisi campuran kecambah, parutan wortel, irisan daun bawang dan seledri serta potongan ayam. Menjadi istimewa karena kulit lumpia ini dibaluri parutan bawang putih. Sehingga memiliki rasa dan bau yang khas.
.
Dan itu membuat ketagihan. Tak heran bila lumpia ini menjadi makanan yang dicari disetiap acara keluarga dan selalu habis paling awal dibandingkan makanan lainnya.
.
Berikut ceritanya...
.
"Bul, kok gak ada lumpia?" Tanyaku pada salah satu bulek yang biasa membawa lumpia.
.
"Ini Ahad Legi. Yang jualan libur," jawab bulekku.
.
"Kenapa, bul?" Aku biasa menyapa adik - adik ibu yang perempuan dengan sapaan 'bul'. Panggilan singkat dari 'bulek'.
.
"Setiap Ahad Legi, dia ikut acara di Puro," bulek menjelaskan.
Puro adalah nama salah satu keraton yang ada di kota kami.
.
Maka, ketika penentuan tanggal untuk acara keluarga berikutnya...
.
"Jangan Ahad Legi, ya," usulku.
.
"Kenapa?" Tanya mbak sepupuku. Heran.
.
"Kalau Ahad Legi, ntar gak ada lumpia lagi," jawabku jujur.
.
Mbak sepupuku tergelak. Sejak kapan acara keluarga harus mengikuti jadwalnya penjual lumpia. .
Posting : Ig
Komentar