Sebuah Panggilan (1)
Aku selalu memberikan panggilan khusus pada sahabat atau teman akrabku. Tujuannya? Agar ketika panggilan itu terdengar, tanpa menoleh pun mereka akan tahu. Bahwa yang memanggil itu aku. 😊.
Seperti ...... panggilan untuk sahabatku sejak kecil....
Aku biasa memanggilnya Gigi. Sebuah nama yang terinspirasi dari sebuah film kartun anak - anak dimasa itu. Judulnya Dunia Ajaib Gigi. Film ini menceritakan seorang anak yang memiliki kalung berliontin tongkat kecil. Bila tongkat ini ditarik dari tempatnya, maka Gigi dapat berubah menjadi apa saja sesuai dengan situasi saat itu dia berada.
Bagiku, itu sama seperti sahabatku ini. Dia ada kapan saja aku memerlukannya. Saat tertawa atau pun sedih. Aku berbagi cerita apa saja padanya. Dan dia pun tak menyimpan rahasianya dariku. Gigi adalah lawan tangguh saat di sekolah. Tapi juga teman yang menyenangkan untuk berbagi banyak hal.
Karena aku memakai panggilan ini sejak usia kanak - kanak, tak heran bila kemudian aku kadang lupa dengan nama aslinya. 😊. Dan harus menjelaskan ke orang lain, ketika mereka tahu aku memanggilnya dengan panggilan khusus ini.
Karena aku memakai panggilan ini sejak usia kanak - kanak, tak heran bila kemudian aku kadang lupa dengan nama aslinya. 😊. Dan harus menjelaskan ke orang lain, ketika mereka tahu aku memanggilnya dengan panggilan khusus ini.
Kami tumbuh bersama sejak aku duduk dibangku kelas 1 SD. Dan kami tetap bersahabat hingga saat ini. Walau jarang bertemu dan hanya sesekali saja berkomunikasi, tapi aku selalu dapat 'menemukan'nya disaat - saat sulit atau pun senang.
Ditengah kesibukannya sebagai dokter, aku selalu mendapatkan jawaban atas pesan atau panggilan telpon yang kulakukan. Ketika pesan WA yang kukirimkan padanya hanya bertuliskan, "Gigiiiiiii" dengan huruf 'i' yang begitu banyak, maka seketika itu juga aku akan mendapat jawaban, "Ada masalah apa, Yuk?"
Jadi tahu khan? Aku teman seperti apa? Teman yang banyak masalah !!!! 😂.
Komentar