Galak
Ini cerita tentang keseruan kami saat melewatkan akhir pekan bersama....
Karena salah satu bulek dari garis ibu memiliki hajatan besar, menikahkan putrinya, maka kami pun beramai - ramai datang menghadiri.
.
Layaknya sebuah pesta pernikahan, pastinya ada banyak tawa dan keceriaan yang menyertai. Tak lupa photo sana - sini. Saling goda dan berbagi cerita.
.
Hingga kemudian terdengar suara adzan...
.
"Mbak Yay, bilangin sama pemusiknya dong. Sudah adzan. Musiknya berhenti dulu," salah satu adik sepupuku berkata.
.
Tanpa memberi jawaban, aku segera beranjak dari tempatku berdiri. Menuju bagian depan panggung. Tapi baru beberapa langkah, aku berbalik lagi.
.
"Kok mbak Yay yang harus kasih tahu?" Tanyaku penasaran.
.
"Kalau aku yang kasih tahu, mereka gak mau denger. Tapi kalau mbak Yay yang bilangin, mereka pasti mau," jawab sepupuku. Santun sekali.
.
"Maksudnya, mereka takut gitu sama mbak Yay?" Tanyaku lagi.
.
"Iya," jawabnya sambil mengulaskan senyum.
.
"Dengan kata lain, mbak Yay galak?" Aku kembali bertanya. Meminta penegasan.
.
Tak ada yang menjawab pertanyaanku. Tapi tawa berderai yang seketika terdengar, cukup untuk mewakili bahwa jawabannya adalah 'bener banget'. 😂.
.
(Sebenernya, sih.. gak galak. Cuma kenceng gitu kalau ngomong. 😜)
(Posting : ig)
Komentar