Lumpia
Untukku, acara keluarga menjadi kegiatan yang menyenangkan dan selalu ditunggu - tunggu.
.
Karena saat berkumpul, selain silaturahim, kami juga bisa saling menggoda satu sama lain. Bercanda tentang apa saja. Tertawa bersama dan tentu saja membully, siapa saja yang bisa dibully. 😜. .
Tapi yang tak kalah dinanti adalah hidangan yang tersaji, untuk menemani kami bersenda gurau.
.
Sudah menjadi tradisi, bila menghadiri acara keluarga, maka masing - masing akan membawa makanan 'andalan'. Yang menjadi ciri khasnya.
.
Tanpa melihat terlebih dahulu siapa yang membawa, ketika ada sebuah makanan terhidang, maka kami sudah tahu siapa yang membawanya.
.
Dan salah satu hidangan 'wajib' kami adalah lumpia. Lumpianya biasa saja. Berisikan irisan wortel, bengkoang, kecambah dan irisan tahu. Tapi rasanya yang tak ada bandingannya. .
Kulit lumpia ini berbalur parutan bawang putih yang menimbulkan aroma yang khas. Dan tentu saja memberi nilai tambah pada cita rasanya. Itu sebabnya, kami menjadikannya sebagai makanan yang harus selalu ada saat acara keluarga.
.
Dan inilah ceritanya...
.
"Mbak Yay, besok datangnya telat, nih. Mau among tamu dulu," begitu pesan WA dari salah satu bulekku. Adik - adik ibu biasa memanggilku dengan sapaan 'Yay' atau 'mbak Yay'.
.
"Gak papa, bul," balasanku. "Asalkan lumpianya gak telat," lanjutku bercanda.
.
.
Karena saat berkumpul, selain silaturahim, kami juga bisa saling menggoda satu sama lain. Bercanda tentang apa saja. Tertawa bersama dan tentu saja membully, siapa saja yang bisa dibully. 😜. .
Tapi yang tak kalah dinanti adalah hidangan yang tersaji, untuk menemani kami bersenda gurau.
.
Sudah menjadi tradisi, bila menghadiri acara keluarga, maka masing - masing akan membawa makanan 'andalan'. Yang menjadi ciri khasnya.
.
Tanpa melihat terlebih dahulu siapa yang membawa, ketika ada sebuah makanan terhidang, maka kami sudah tahu siapa yang membawanya.
.
Dan salah satu hidangan 'wajib' kami adalah lumpia. Lumpianya biasa saja. Berisikan irisan wortel, bengkoang, kecambah dan irisan tahu. Tapi rasanya yang tak ada bandingannya. .
Kulit lumpia ini berbalur parutan bawang putih yang menimbulkan aroma yang khas. Dan tentu saja memberi nilai tambah pada cita rasanya. Itu sebabnya, kami menjadikannya sebagai makanan yang harus selalu ada saat acara keluarga.
.
Dan inilah ceritanya...
.
"Mbak Yay, besok datangnya telat, nih. Mau among tamu dulu," begitu pesan WA dari salah satu bulekku. Adik - adik ibu biasa memanggilku dengan sapaan 'Yay' atau 'mbak Yay'.
.
"Gak papa, bul," balasanku. "Asalkan lumpianya gak telat," lanjutku bercanda.
.
Jadi, selama ini beliau lah yang selalu membawa lumpia saat acara keluarga. Bukan karena beliau yang membuat. Tapi karena pembuat lumpia ini adalah tetangganya.
.
"Ya sudah, besok lumpianya dikirim duluan," jawab beliau menerima permintaanku.
.
Waduh.. jadi gak enak ati, nih..
.
"Bercanda kok, bul," aku buru - buru meralat.
.
Dan hari ini, benar saja. Beliau datang terlambat. Tapi lumpianya sudah datang sejak pagi hari. 😀.
.
Kadang aku merasa menjadi keponakan yang 'tak tahu diri'. Senang membuat buleknya susah. 🙈.
(Posting : ig)

Komentar