Ribut Dan Ramai


Di sekolah, anak - anak yang paling sering membuat 'keributan' adalah mereka di kelas 2 - 3 tahun. Apa saja, bisa menjadi 'bahan keributan'. Tak jarang berujung dengan pertengkaran. Juga tangisan. 😆.
.
Seperti pagi ini..
.
"Aahhh," terdengar teriakan Myesha dari depan jendela sekolah. .
Tampak disebelahnya Canayya yang sedang 'mengusir' Myesha 'dengan paksa' dari kursi yang berjajar didekat jendela.
.
Aku pun menghampiri. .
"Canayya, ini kursi punya sekolah. Jadi boleh dipakai bersama teman," aku memberitahu.
.
Tak lama berlalu. .
"Bu Guru, Mye ambil mainanku," lapor Nino pada salah satu ibu guru.
.
Aturannya, tidak boleh merebut mainan teman. Bila ingin ikut memainkan, maka harus ijin dulu pada teman yang sedang bermain.
.
Beberapa menit kemudian. .
"Nino, itu mainanku." Kali ini suara Hana yang terdengar. Dan gantian, Nino mengambil mainan Hana. .
Hingga ... .
"Nak, sini ibu photo ajah. Biar kalian gak ribut terus," ajakku seraya mengarahkan kamera pada mereka satu persatu.
.
Sebenarnya, tidak ada hubungan antara diphoto dengan membuat keributan. Karena saat diambil gambarnya pun mereka ribut lagi. Kali ini karena berebut untuk berpose di depan kamera. 😁.
.
Apa, sih yang tidak menjadi cerita bila sudah bersama anak - anak? 😊
.
Oya, abaikan jari jemarinya. Karena itu murni keinginan mereka untuk keperluan gaya di kamera. 😀



.

Komentar

Postingan Populer