Singa
Membacakan cerita menjelang tidur siang adalah kebiasaan baik sehari - hari yang dilakukan di sekolah.
Ibu guru akan membacakan buku pilihan anak - anak. Atau sekedar mengajak membuka - buka. Lalu memberikan pengetahuan baru yang berhubungan dengan gambar dibuku.
Bisa tentang warna, tentang berhitung, tentang ciptaanNya, tentang budi pekerti dan masih banyak lagi pembelajaran yang dapat diberikan melalui buku.
Dan inilah ceritanya..
"Ayuk, ini aum," Hana menunjukkan gambar singa.
"Ini singa. Bukan aum," aku menjelaskan.
Beberapa orang tua, mengenalkan hewan dengan menyebutkan bunyi yang dikeluarkan hewan. Bukan nama hewannya. Dan hal ini tidak berlaku di sekolah.
Aturannya, ibu guru mengenalkan hewan dengan namanya. Bukan bunyi yang dikeluarkan.
"Hana hitung singanya. Ada berapa, ya?" Pintaku.
Mulailah Hana berhitung, "Satu, dua, tiga. Ada dua, Ayuk."
Ha? Kok beda hitungan sama jawaban. 😁.
"Hana, coba dihitung lagi. Singanya ada berapa?"
"Dua, Ayuk."
Maka terjadilah eyel - eyelan antara murid dan guru. 😂. Hingga...
"Bu Yayuk, mungkin yang dimaksud Hana, tuh anaknya singa. Khan ada dua," salah satu ibu guru menengahi.
Hhmm mungkin juga. Dan eyel - eyelan pun berakhir. 😜.
Ibu guru akan membacakan buku pilihan anak - anak. Atau sekedar mengajak membuka - buka. Lalu memberikan pengetahuan baru yang berhubungan dengan gambar dibuku.
Bisa tentang warna, tentang berhitung, tentang ciptaanNya, tentang budi pekerti dan masih banyak lagi pembelajaran yang dapat diberikan melalui buku.
Dan inilah ceritanya..
"Ayuk, ini aum," Hana menunjukkan gambar singa.
"Ini singa. Bukan aum," aku menjelaskan.
Beberapa orang tua, mengenalkan hewan dengan menyebutkan bunyi yang dikeluarkan hewan. Bukan nama hewannya. Dan hal ini tidak berlaku di sekolah.
Aturannya, ibu guru mengenalkan hewan dengan namanya. Bukan bunyi yang dikeluarkan.
"Hana hitung singanya. Ada berapa, ya?" Pintaku.
Mulailah Hana berhitung, "Satu, dua, tiga. Ada dua, Ayuk."
Ha? Kok beda hitungan sama jawaban. 😁.
"Hana, coba dihitung lagi. Singanya ada berapa?"
"Dua, Ayuk."
Maka terjadilah eyel - eyelan antara murid dan guru. 😂. Hingga...
"Bu Yayuk, mungkin yang dimaksud Hana, tuh anaknya singa. Khan ada dua," salah satu ibu guru menengahi.
Hhmm mungkin juga. Dan eyel - eyelan pun berakhir. 😜.
(Posting : ig)

Komentar