Keramas

Di sekolah, ada hari yang dinamakan 'hari keramas nasional'. 😊. Hari disaat anak - anak dikenai 'wajib' keramas.

Asal muasal hari ini adalah karena ada beberapa anak yang susah sekali bila diajak keramas. Umumnya karena mereka takut dengan guyuran air di kepala. Ada juga yang sudah ketakutan terlebih dahulu ketika mendengar kata 'keramas'. Yang lainnya, karena takut matanya pedih terkena shampoo.

Dengan adanya hari khusus untuk keramas, anak - anak diajak untuk tidak takut keramas. Untuk yang takut shampoo, maka ibu guru tunjukkan bahwa shampoonya tidak membuat perih dimata. Pada anak yang takut guyuran air di kepala, ibu guru mengajari mereka untuk melihat ke atas. Sehingga wajahnya tidak ikut terguyur air. 

Sedangkan untuk anak yang takut dengan kata keramas, maka seperti ini yang dilakukan ibu guru...

"Aku gak mau keramas," ujar Azel di suatu sore.

"Rambutnya bau, lho. Kena keringat. Keramas biar wangi," ibu guru membujuk.

"Gak mau!" suara Azel meninggi. Mengandung aura ketakutan yang sangat.

"Ya sudah. Gak usah keramas," aku menimpali. "Azel cuci rambut saja."

Dan Azel menerima saranku dengan lega. Akhirnya sore itu, Azel tidak keramas. Hanya cuci rambut menggunakan shampoo. 😜.

Komentar

Postingan Populer