Balon
Di sekolah, bila ada anak yang menunjukkan hasil karyanya, ibu guru
tidak serta merta menerima karya tersebut. Mereka akan ditanyai terlebih
dahulu tentang karyanya.Membiasakan anak untuk bercerita tentang hasil karya yang dihasilkan, berarti melatih mereka untuk menggunakan bahasa yang tepat.
Juga belajar mengeluarkan pendapat, ide, gagasan tentang karya itu. Anak juga diajarkan untuk percaya diri pada proses belajarnya. Tak perlu malu untuk menunjukkan kemampuan yang dimiliki.
Dan inilah ceritanya...
"Bu, dah," Kiki menghampiri ibu guru kelasnya. Menyerahkan hasil karya menggambar di sentra balok. Dia sudah selesai.
"Kiki menggambar apa?" Ibu guru mulai menanyai.
"Balon."
"Ada berapa balon di gambar ini?"
Dan mulailah kegiatan berhitung. Sebuah kegiatan yang 'kusukai'. Karena biasanya akan berakhir dengan sesuatu yang tak terduga. 😀.
Ibu guru menunjuk satu persatu balon yang dimaksud oleh Kiki. Sementara dia menghitungnya.
"..... sepuluh," Kiki menghitung hingga akhir.
"Jadi ada berapa balonnya, Ki?"
"Delapan," jawab Kiki yakin.
Dan aku pun terbahak. Selalu saja berakhir seperti ini ketika berhitung bersama anak - anak. 😂.
(Posting : fb)
Komentar