Kurang
Beberapa anak ketika akan berangkat sekolah memiliki kebiasaan yang
'gak biasa'. Mampir dulu ke warung atau supermarket. Beli sesuatu
sebagai 'syarat masuk sekolah'. 😁.
Bila tidak dipenuhi, maka akan menjadi pagi yang ribet. Tidak hanya
bagi orang tua. Tapi juga untuk ibu guru. Karena harus membujuk si anak
agar tidak ngambek dan rewel. 😊.
Dan inilah ceritanya...
Pagi yang cerah, ternyata tidak membawa pengaruh pada Khalisa. Saat datang pagi ini dengan diantar sang ayah...
"Hai cantik. Assalamu'alaikum," sapaku. "Wow, ada pin baru, ya," lanjutku saat melihat pin bergambar Tayo di dada kirinya.
Khalisa hanya menganggukkan kepala dan segera beranjak ke jendela. Melepas kepergian sang ayah dengan melambaikan tangannya.
"Kayaknya ada yang gak pas, Bu," bisik ibu guru padaku. Ketika melihat Khalisa hanya diam saja.
Aku tersenyum..
"Khalisa! Sini ibu peluk," aku mengembangkan kedua tangan. Khalisa pun menghambur ke pelukanku.
"Khalisa kenapa?" Aku mulai mencari tahu.
"Aku mau F***om," Khalisa menyebutkan satu produk vitamin untuk anak.
Oalah... Pin Tayo saja ternyata belum cukup. Masih minta yang lain.. 'syarat sekolah' nya masih kurang. 😂.
(Posting : fb)
"Hai cantik. Assalamu'alaikum," sapaku. "Wow, ada pin baru, ya," lanjutku saat melihat pin bergambar Tayo di dada kirinya.
Khalisa hanya menganggukkan kepala dan segera beranjak ke jendela. Melepas kepergian sang ayah dengan melambaikan tangannya.
"Kayaknya ada yang gak pas, Bu," bisik ibu guru padaku. Ketika melihat Khalisa hanya diam saja.
Aku tersenyum..
"Khalisa! Sini ibu peluk," aku mengembangkan kedua tangan. Khalisa pun menghambur ke pelukanku.
"Khalisa kenapa?" Aku mulai mencari tahu.
"Aku mau F***om," Khalisa menyebutkan satu produk vitamin untuk anak.
Oalah... Pin Tayo saja ternyata belum cukup. Masih minta yang lain.. 'syarat sekolah' nya masih kurang. 😂.
(Posting : fb)
Komentar