Bunga Jatuh
Pagi hari, saat akan
mengambil snack di warung dekat sekolah, aku mengajak Khalisa. Sambil
berjalan, aku mengajaknya bercakap - cakap. Seperti biasanya, ketika aku
bersama anak - anak.
"Wow, ada bunga, Khal!" seruku ketika melihat bunga kecil - kecil berwarna merah muda, yang berjatuhan di jalan.
"Iya. Banyak banget," timpalnya dengan intonasi suara dan ekpresi wajah yang sama denganku. 😉.
"Ini namanya bunga apa, ya?" Tanyaku.
"Bunga jatuh, Bu Yayuk," Khalisa membantuku menemukan nama bunga itu.
Dan aku pun sontak tertawa mendengar jawabannya. Cerdas, Khal. 😀.
"Wow, ada bunga, Khal!" seruku ketika melihat bunga kecil - kecil berwarna merah muda, yang berjatuhan di jalan.
"Iya. Banyak banget," timpalnya dengan intonasi suara dan ekpresi wajah yang sama denganku. 😉.
"Ini namanya bunga apa, ya?" Tanyaku.
"Bunga jatuh, Bu Yayuk," Khalisa membantuku menemukan nama bunga itu.
Dan aku pun sontak tertawa mendengar jawabannya. Cerdas, Khal. 😀.
(Posting : fb)
Komentar