Pendekar
Pagi ini sedikit mendung. Walaupun begitu, anak - anak tetap datang
lebih awal. Karena para orang tua juga harus bergegas berangkat ke
tempat kerja.Begitu juga dengan laki - laki kecil ini. Datang dengan diantar sang mama, kehadirannya menarik perhatian teman - teman yang sudah terlebih dahulu datang. Juga ibu guru.
"Hey, lihat. Siapa yang datang, tuh. Ada anak bertopeng," panggilku pada anak - anak untuk datang mendekat.
Serempak anak - anak mengerebungi anak ganteng satu ini. Hingga dia pun kebingungan sendiri. Sepertinya, belum siap untuk jadi pesohor.
"Ini ayahnya yang bikin, Bu," sang mama bercerita tanpa diminta.
Jadi ceritanya, semalam Nathan jalan - jalan ke alun - alun. Dia melihat penjual topeng. Dan minta dibelikan. Namun ternyata, topeng yang diinginkannya sudah laku terjual. Sementara Nathan tidak menginginkan topeng yang lainnya.
Alhasil, sang ayah pun berkreasi. Kotak bekas susu disulap menjadi topeng. Dan sang kakak membantu dengan mewarnainya.
Hasilnya?
Taraaaaa.... inilah pendekar Nathan.
Dan teman yang lain ternyata juga tertarik dengan topeng ini. Sehingga aku mengusulkan pada sang mama untuk memproduksi lebih banyak agar bisa dibagikan pada anak lainnya.
(Posting : fb)
Komentar