Salah
Begini aturannya.....
Kalau tidak sengaja merusak mainan teman, maka hukumnya 'wajib' mengembalikannya ke bentuk semula.
Kalau tidak sengaja merusak mainan teman, maka hukumnya 'wajib' mengembalikannya ke bentuk semula.
Dan inilah ceritanya.....
"Bu Yayuk, surat tugas buat besok, ditaruh dimana?" Tanya salah satu ibu guru padaku.
"Di meja. Di dalam map bening," sahutku sambil menyiapkan puding untuk anak - anak.
"Kok gak ada?"
"Ok. Sebentar."
Dan aku segera beranjak dari tempatku berdiri.
Braak... Tanpa sengaja kakiku menendang balok - balok warna yang tersusun berjajar di lantai.
Fathir melihat padaku..
"Maaf. Ibu gak sengaja." Aku berkata seraya menyusun kembali balok - balok warna seperti sedia kala.
"Maafin ibu, ya." aku meminta maaf pada Fathir seraya mencium tangannya. Itu juga aturannya. 😉.
Fathir tidak menjawab. Hanya diam saja. Seperti tadi.
"Bu Yayuk, itu bukan mainan Fathir. Itu punya Fely," salah satu ibu guru memberitahuku.
Ha? Pantas saja Fathir cuma diam saja. Sementara dari tadi Fely tak henti memandangiku.
Dan minta maaf pun di ulangi dari awal. 😜
(Posting : fb)
"Di meja. Di dalam map bening," sahutku sambil menyiapkan puding untuk anak - anak.
"Kok gak ada?"
"Ok. Sebentar."
Dan aku segera beranjak dari tempatku berdiri.
Braak... Tanpa sengaja kakiku menendang balok - balok warna yang tersusun berjajar di lantai.
Fathir melihat padaku..
"Maaf. Ibu gak sengaja." Aku berkata seraya menyusun kembali balok - balok warna seperti sedia kala.
"Maafin ibu, ya." aku meminta maaf pada Fathir seraya mencium tangannya. Itu juga aturannya. 😉.
Fathir tidak menjawab. Hanya diam saja. Seperti tadi.
"Bu Yayuk, itu bukan mainan Fathir. Itu punya Fely," salah satu ibu guru memberitahuku.
Ha? Pantas saja Fathir cuma diam saja. Sementara dari tadi Fely tak henti memandangiku.
Dan minta maaf pun di ulangi dari awal. 😜
(Posting : fb)
Komentar