Puitis
Hujan yang turun tiada henti di kota ini, membuat banyak status berseliweran yang berhubungan dengan hujan.
Tetiba, ada banyak yang romantis. Juga jadi pandai berpuisi. Tak jarang ada yang sendu dan menyimpan rindu. 😊.
Seperti ini misalnya...
Hujannya tuh diluar. Tapi sakitnya di dalam. Nyerinya di tulang. Basahnya di bibir. Bla.. bla.. bla.. 😁.
Gak salah juga, sih. Itu mah, sah - sah ajah. Membuat hati riang. Karena tertawa geli. Ada, ya yang pandai merangkai kata seperti itu.
Dan seraya menidurkan anak - anak, ibu guru pun mencoba merangkai - rangkai kata puitis. Tapi hasilnya gak banget. Malah bikin mules karena kata - katanya gak romantis dan puitis babar blas. 😁.
Tapi apapun itu, menurutku sih.. hujan itu membuat....
Basah... 😜.
Tetiba, ada banyak yang romantis. Juga jadi pandai berpuisi. Tak jarang ada yang sendu dan menyimpan rindu. 😊.
Seperti ini misalnya...
Hujannya tuh diluar. Tapi sakitnya di dalam. Nyerinya di tulang. Basahnya di bibir. Bla.. bla.. bla.. 😁.
Gak salah juga, sih. Itu mah, sah - sah ajah. Membuat hati riang. Karena tertawa geli. Ada, ya yang pandai merangkai kata seperti itu.
Dan seraya menidurkan anak - anak, ibu guru pun mencoba merangkai - rangkai kata puitis. Tapi hasilnya gak banget. Malah bikin mules karena kata - katanya gak romantis dan puitis babar blas. 😁.
Tapi apapun itu, menurutku sih.. hujan itu membuat....
Basah... 😜.
(Posting : fb)
Komentar