Kelinci?

Hujan yang masih setia membasahi tanah kota ini, membuat anak - anak banyak yang tidak sekolah. Tampaknya, orang tua memilih meliburkan mereka hingga cuaca lebih bersahabat. Tak heran bila kemudian sekolah menjadi sepi. Anak yang hadir bisa dihitung dengan jari. Dan itu membuat 'males'. 😁. Kurang seru. Maka perlu dibuat sedikit 'keributan' agar lebih bersemangat.

"Siapa mau nyanyi?" aku memberikan tawaran yang tiba - tiba. Saat anak - anak tengah bermain. "Ntar ibu rekam. Trus di up load," aku menambahkan.

"Aku! Aku!" anak - anak antusias menerima tawaranku.

Maklumlah. Sejak sekolah memiliki 'saluran televisi' sendiri yang isinya adalah tentang anak - anak, maka mereka senang sekali untuk tampil. Agar nanti dapat disaksikan oleh orang tua dan orang - orang terdekatnya.

"Ok. Tirta dulu, ya. Mau nyanyi apa?"

"Cicak di dinding," jawab Tirta.

Dan aku mulai merekam. Sementara Tirta mulai bernyanyi. HIngga sampai pada bait....

"..........
diam - diam merayap
datang seekor kelinci..."

Ha? Aku langsung menghentikan rekaman untuk mengkoreksi  lagu yang dinyanyikan Tirta.

"Bukan kelinci, Ta. Tapi nyamuk."

Kebayang khan? Betapa repotnya cicak bila harus menangkap kelinci. 😂.

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer