Lebay

Hari ini, salah satu keponakan cantik, datang. Liburan dari pondok. Tidak lama. Hanya 10 hari saja.

Pagi, selepas subuh, ibunya yang berarti juga mbakku, sudah menjemput di sebuah lokasi yang sudah ditentukan. Saat dia sampai dirumah, seperti inilah yang terjadi.....

"Buleeekkk," panggilnya seraya berlari menghampiriku. Dengan kedua tangannya terentang.

"Adeeeekk," tak kalah aku melakukan hal yang sama.

Bayangkanlah sebuah adegan sinetron atau film, dimana ada dua orang dari arah yang berlawanan. Berlari saling menghampiri. Dengan merentangkan kedua belah tangan dan berpelukan.

Maka, seperti itu juga yang kami lakukan. Selama 3 tahun ini. Setiap kali dia pulang liburan dari pondok. Yang hanya setiap 6 bulan sekali. 😀

"Bulek pasti kangen sama adek," tuduhannya bersifat langsung.

"Iya. Bulek kangen banget," jawabku. Membenarkan tuduhannya.

"Pasti karena gak ada temen lebay."

"Bener banget."

"Ibu itu lho diajarin lebay," usulnya.

"Gak seru! Ibu, tuh lebaynya gak bisa total. Gak dari hati," jawabku. Ngrasani ibunya. 😜

Dan kami pun tertawa bersama.
Selamat liburan, cantik. Nikmati ajah 10 hari di rumahnya. Sebelum kembali lagi ke pondok pekan depan.

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer