Nasehat
Jadi begini...
Ibu guru sering berkata seperti ini... "Kakak - kakak gede, ajak adeknya main bareng, ya."
Atau.... "Adeknya diajarin yang baik - baik, lho ya."
Bisa juga... "Baik - baik sama adek - adeknya, ya."
Biasanya permintaan ini ditujukan pada Tsaqib, Tirta dan Hasna. Anak - anak di kelas 4 - 5 tahun. Kelas tertinggi. Karena sebentar lagi mau jadi anak TK.
.
Dan inilah ceritanya....
Ketika sedang menghabiskan makan siangnya, Khalisa yang duduk satu meja dengan Hasna tiba - tiba berkata dengan nada menasehati, "Kakak Hasna, baik - baik sama adeknya, mbak Khalisa."
Khalisa berkata sambil menunjuk dirinya sendiri.
Hasna yang mendengarkan 'nasehat' ini, menampakkan wajah tidak suka. Tatapan matanya seakan berkata, "Apaan, sih? Gak penting banget."
.
Tapi Khalisa seakan tak acuh, justru meneruskan 'nasehat'nya, "Baik - baik, ya. Ajak main adiknya."
Aku yang mendengarkan hal ini, berusaha menahankan tawa. Khalisa mah, gitu. Sukanya menasehati yang lebih tua.
.
Ibu guru sering berkata seperti ini... "Kakak - kakak gede, ajak adeknya main bareng, ya."
Atau.... "Adeknya diajarin yang baik - baik, lho ya."
Bisa juga... "Baik - baik sama adek - adeknya, ya."
Biasanya permintaan ini ditujukan pada Tsaqib, Tirta dan Hasna. Anak - anak di kelas 4 - 5 tahun. Kelas tertinggi. Karena sebentar lagi mau jadi anak TK.
Dan inilah ceritanya....
Ketika sedang menghabiskan makan siangnya, Khalisa yang duduk satu meja dengan Hasna tiba - tiba berkata dengan nada menasehati, "Kakak Hasna, baik - baik sama adeknya, mbak Khalisa."
Khalisa berkata sambil menunjuk dirinya sendiri.
Hasna yang mendengarkan 'nasehat' ini, menampakkan wajah tidak suka. Tatapan matanya seakan berkata, "Apaan, sih? Gak penting banget."
Tapi Khalisa seakan tak acuh, justru meneruskan 'nasehat'nya, "Baik - baik, ya. Ajak main adiknya."
Aku yang mendengarkan hal ini, berusaha menahankan tawa. Khalisa mah, gitu. Sukanya menasehati yang lebih tua.
(Posting : fb)
Komentar