Berpelukan
Sejak anak - anak gede lulus dan akan masuk TK, maka 'anak'nya Bu Yayuk tinggal Hasna dan Khalisa.
.
Dan tahukah? Walau hanya 'punya' 2 anak, tapi keributan selalu terjadi. Bahkan untuk urusan sepele. Dipeluk 'ibu'nya!!
.
Seperti ini...
"Kakak Hasna kok ngeliatin ibu terus?" Aku bertanya pada Hasna di pagi ini. Tapi sedetik kemudian, aku ingat, "Hasna belum ibu peluk, ya. Mau ibu peluk?"
Hasna mengiyakan seraya menghambur ke pelukanku. Kududukan dia di pangkuan. Memeluknya erat. Tak lupa mendaratkan ciuman di pipi. Beberapa saat lamanya Hasna masih memelukku.
Hingga kemudian, Khalisa datang menghampiri dan menarik - narik tanganku. Minta dipeluk juga.
"Bentar, ya Khal. Ibu lagi peluk kakak Hasna. Gantian, ya," aku membujuknya.
Tapi Khalisa terus menarik tanganku, yang membuat Hasna tidak senang. Kalau dibiarkan, bisa terjadi 'perang saudara'.
.
Maka kulepaskan satu tanganku dari memeluk Hasna, kurengkuh Khalisa dan memeluk keduanya.
"Keluarga bahagia, ya Bu," celetuk salah satu ibu guru ketika melihat adegan ini.
Mirip teletubies...
. Berpelukaaaannn..
Dan tahukah? Walau hanya 'punya' 2 anak, tapi keributan selalu terjadi. Bahkan untuk urusan sepele. Dipeluk 'ibu'nya!!
Seperti ini...
"Kakak Hasna kok ngeliatin ibu terus?" Aku bertanya pada Hasna di pagi ini. Tapi sedetik kemudian, aku ingat, "Hasna belum ibu peluk, ya. Mau ibu peluk?"
Hasna mengiyakan seraya menghambur ke pelukanku. Kududukan dia di pangkuan. Memeluknya erat. Tak lupa mendaratkan ciuman di pipi. Beberapa saat lamanya Hasna masih memelukku.
Hingga kemudian, Khalisa datang menghampiri dan menarik - narik tanganku. Minta dipeluk juga.
"Bentar, ya Khal. Ibu lagi peluk kakak Hasna. Gantian, ya," aku membujuknya.
Tapi Khalisa terus menarik tanganku, yang membuat Hasna tidak senang. Kalau dibiarkan, bisa terjadi 'perang saudara'.
Maka kulepaskan satu tanganku dari memeluk Hasna, kurengkuh Khalisa dan memeluk keduanya.
"Keluarga bahagia, ya Bu," celetuk salah satu ibu guru ketika melihat adegan ini.
Mirip teletubies...
(Posting : fb)
Komentar