Pelukan
Karena 'berhutang' beberapa video yang belum kuunggah ke 'saluran
televisi' sekolah, maka pagi ini sembari menyambut kedatangan anak -
anak, aku memilah dan memilih beberapa video.
Tengah memelototi rekaman gambar yang sudah kubuat, sebuah sapaan mampir ke telingaku.
"Bu Yayuk," suara Dzikra terdengar riang.
"Hai Dzikra," sapaku sambil lalu. Dan kembali memandangi layar ponsel. (Yang ini gak boleh ditiru, deh. 😊).
Sedetik dua detik berlalu, aku merasa ada yang memandangiku. Dan kutundukkan pandangan. Terlihat Dzikra menengadahkan wajahnya. Memandangiku yang tengah berdiri dengan ponsel di tangan. Tatapan matanya berharap sesuatu.
O..o.. Aku langsung tersadar.
"Dzikra mau ibu peluk?" Sebuah tawaran kuberikan disertai senyum yang terkembang lebar. Sebagai permintaan maaf.
Dzikra mengangguk seraya menghambur ke pelukanku. Kurasakan sebuah pelukan yang sangat erat. Hingga beberapa saat kemudian, sambil masih tetap memeluknya....
"Dzikra sudah mau main dengan teman - teman?" Tanyaku
Kurasakan sebuah anggukan di bahuku. Dan pelukan pun kulepaskan.
Dzikra segera berlalu seraya menebarkan senyumnya. 😍.
Hanya sebuah pelukan saja tapi bisa membuat Dzikra senang, itu sesuatu banget. 😉.
Tengah memelototi rekaman gambar yang sudah kubuat, sebuah sapaan mampir ke telingaku.
"Bu Yayuk," suara Dzikra terdengar riang.
"Hai Dzikra," sapaku sambil lalu. Dan kembali memandangi layar ponsel. (Yang ini gak boleh ditiru, deh. 😊).
Sedetik dua detik berlalu, aku merasa ada yang memandangiku. Dan kutundukkan pandangan. Terlihat Dzikra menengadahkan wajahnya. Memandangiku yang tengah berdiri dengan ponsel di tangan. Tatapan matanya berharap sesuatu.
O..o.. Aku langsung tersadar.
"Dzikra mau ibu peluk?" Sebuah tawaran kuberikan disertai senyum yang terkembang lebar. Sebagai permintaan maaf.
Dzikra mengangguk seraya menghambur ke pelukanku. Kurasakan sebuah pelukan yang sangat erat. Hingga beberapa saat kemudian, sambil masih tetap memeluknya....
"Dzikra sudah mau main dengan teman - teman?" Tanyaku
Kurasakan sebuah anggukan di bahuku. Dan pelukan pun kulepaskan.
Dzikra segera berlalu seraya menebarkan senyumnya. 😍.
Hanya sebuah pelukan saja tapi bisa membuat Dzikra senang, itu sesuatu banget. 😉.
(Posting : fb)
Komentar