Masjid

Ramadhan tahun ini, menjadi Ramadhan pertama untuk Zee bisa merayakannya di masjid sebelah rumah. Tahun lalu, dia masih terlalu bayi. Jadi belum diajak buka bersama di masjid 🤭.

Disana dia bertemu dengan anak - anak yang pastinya lebih enak diajak bermain dan belajar. Dibandingkan dengan kami, orang dewasa yang ditemuinya dirumah. 

Dan ini ceritanya...

"Zee, nanti mau ke masjid gak?" Tanyaku di sore itu.

"Mau," jawabnya cepat.

"Ok. Habiskan makannya Zee, Tiya siap - siap dulu, ya." Lalu aku berlalu, masuk kamar.

Tak berapa ketika aku keluar dengan pakaian lengkap, Zee langsung mengambil kerudung dan sibuk memakainya sendiri.

"Majid.. majid," ujarnya. 

"Iya. Kita ke masjid," jawabku. 
Dan aku pun mengajaknya keluar. Tepat dipintu garasi, tampak sang Ama, ibunya Zee, pulang dari mengajar mengaji. 

"Zee ke masjidnya sama Ama ajah, ya. Gak jadi sama Tiya,"  aku memutuskan dan beranjak masuk lagi ke dalam.

Apa yang terjadi?

Melihatku tak jadi pergi dan justru masuk lagi, Zee pun menangis. "Majid... majid," ujarnya disela tangis yang menyertai. Karena menyangka batal ke masjid.

Kiranya masjid sudah menjadi tempat yang menyenangkan untuk Zee. Alhamdulillah..

Sholehah selalu Zee.. 

📸 : @odhict

Komentar

Postingan Populer