Balon

Pertama kali Zee memiliki balon adalah sepulang dari acara keluarga di Lampung, beberapa waktu yang lalu. Dia mendapat limpahan balon sisa permainan dari seksi acara.

Sesampai dirumah, balon ini ditiup untuknya. Beberapa digantung diruang tengah untuk dimainkan Zee dengan cara dipukul - pukulkan. Sehingga balon memantul ke sana kemari. Sebagian yang lain dibiarkan begitu saja, untuk dimainkan dengan cara ditendang atau dilempar.

Bila balon ini meletus atau mengempis, kami akan meniupkan lagi untuknya. Bila habis, maka akan dibelikan balon lagi. Begitu saja seterusnya hingga saat ini. Karena Zee belum bosan memainkan balon - balon.

Seringnya melihat kami meniupkan balon untuknya, membuat Zee tahu bagaimana cara mengembangkan balon dan penasaran untuk mencoba meniup sendiri.

Ketika video Zee meniup balon kukirimkan ke WA grup, sang Neti bertanya, "Itu beneran Zee tiup balon sendiri?"

"Menurut mbak?" Aku balik bertanya.

"Gak mungkinlah."

"Nah, itu tahu jawabannya," ujarku seraya tertawa.

Sehat - sehat terus, Zee. Biar bisa tiup balon sendiri.

Komentar

Postingan Populer