Rindu

 Rindumu.. Rinduku.. Rindu Kita ....


Slide 1 : Kumpul IKM 2023

Slide 2 : Kumpul IKM 2015

Slide 3 : Kumpul IKM 2010


Apa yang menggerakkan kami untuk datang diacara akbar Kumpul IKM setiap lima tahun sekali ini?



Jawabannya sederhan saja. Menjaga silaturahim. Sebuah kalimat yang mudah untuk diucapkan. Tapi tidak semudah itu untuk dijalankan. Diperlukan niat yang kuat untuk hadir. Juga keikhlasan meluangkan waktu, tenaga, pikiran dan tentu saja dana.


Ketika pandemi sudah mulai mereda sekitar 1 tahun lalu, pembicaraan untuk pelaksanaan acara kumpul IKM pun dimulai lagi. Hingga kemudian diputuskan waktunya diakhir Januari lalu, pastinya melalui diskusi dan pertimbangan yang alot. Karena itu bukan waktu libur sekolah maupun kerja. 


Menentukan lokasi acara pun ternyata memerlukan pertimbangan yang matang. Karena usia anggota IKM yang beragam, maka syarat kenyamana lokasi acara pun sangat diperhatikan. Seperti memiliki arena bermain yang luas untuk anak - anak. Juga akses jalan yang tidak menyulitkan untuk pinisepuh. 


Enam bulan sebelum acara berlangsung, panitia sudah mulai mencari lokasi acara. Mendatangi dan melihat langsung beberapa tempat. Mendiskusikan hingga memutuskan satu tempat yang hampir mendekati persyaratan yang diajukan.


Yang tak kalah penting adalah pendanaan untuk acara ini. Karena pastinya tidak sedikit yang diperlukan. Disinilah kerendahan hati berada. Saling membantu untuk mencukupkan dana yang dibutuhkan. Dan semua dilakukan dalam 'senyap'. Tak diumumkan. 



Mengapa? Agar semua anggota merasakan kedudukan yang sama dalam keluarga. Yang lebih tak merasa jumawa. Dan yang kurang tak merasa tersisih. 


Karena sesungguhnya kami tengah menjalankan pesan mbah Kakung. Bahwa harta tidak dibawa mati, tapi ilmu berguna selama. Harta yang dimiliki tanpa ilmu, tak akan mendatangkan manfaat apapun. 


Dan silaturahim ini berjalan salah satunya karena harta yang digunakan dengan ilmu. Karena keluarga adalah harta yang paling berharga. 



Diujung semua ini maka kerinduan kamilah yang menguatkan niat untuk berkumpul. Rindu bertemu secara langsung. Bisa memeluk dan tertawa bersama. Memastikan silaturahim tetap terjaga. Sebagaimana mbah Kakung Putri beramanah.

Posting  : fb

Komentar

Postingan Populer