Perjalanan

 Perjalanan.... Seru.... Heboh...


"Inshaa Allah kita akan bertemu lagi di Lampung". 

Begitu kalimat penutup yang disampaikan saat kami berpisah di Kaliurang tahun 2015 yang lalu. Dan tahun ini, setelah tertunda 2 tahun lebih, akhirnya pertemuan itu terwujud. 



Untuk pertama kalinya dalam perhelatan Kumpul IKM, Lampung menjadi tuan rumah. Selama ini bergantian saja antara Jogjakarta dan Jakarta. Mengapa? Karena menurut para sepupu disana, 'di Lampung gak ada yang dilihat, lebih seru kalau di Jogja atau Jakarta'. 😁. Tapi untuk kali ini mereka tidak bisa menolak. Karena generasi 1 menginginkan Kumpul IKM diadakan di Lampung.


Maka persiapan perjalanan pun sudah dimulai sejak beberapa bulan sebelumnya. Jogja yang menjadi tempat terjauh, terasa paling sibuk menyiapkan perjalanan ini. 


Untuk transportasi, setelah menimbang banyak hal, maka perjalanan darat dengan menggunakan bis menjadi pilihan. Sebanyak 32 orang akan memenuhi satu bis. Tak heran bila adik sepupu yang bertanggung jawab soal ini, dimintai hal yang sangat khusus. Seperti bis yang nyaman untuk perjalanan yang akan ditempuh selama belasan jam. Juga tentang sopirnya yang harus sabar. Karena dapat dipastikan, penumpangnya akan banyak ribet dan ribut. 🤭.


Bekal dalam perjalanan pun direncanakan sejak satu bulan sebelumnya. Dari yang berupa kletikan hingga jajan pasar. Dari kue basah hingga buahnya. Lengkap. Yang membuat bagasi atas jadi terasa sesak.


Tak ketinggalan oleh - oleh untuk dinikmati bersama. Tak tanggung - tanggung. Salak sebanyak 60kg masuk ke dalam bagasi. Berhimpitan dengan tas dan koper untuk perjalanan 5 hari pergi pulang. Yang membuat kru bis tak bisa berkata - kata. Karena bagasi bawah langsung penuh tanpa menyisakan ruang yang lega. 


Bakpia, manggleng, slondok dan ceker goreng ikut serta sebagai bagian dari oleh - oleh. Sudah terbayang bila nantinya disetiap acara akan selalu dibarengi dengan ngemil, ngemil lagi, ngemil terus. Bila sudah begini, lupakan diet. Jangan ingat soal batasan kalori perhari. Bahkan katakan iya pada lemak.


Sebuah perjalanan jauh yang melelahkan. Namun demi silaturahim agar tetap terjaga, maka lelah pun tiada dirasa.


Posting  : fb

Komentar

Postingan Populer