Cerita
Sebuah keluarga.. Berjuta Cerita..
Berawal dari mbah kakung Marso dan mbah putri Sundi yang menghadirkan 17 orang anak. Tiga diantaranya meninggal saat bayi dan 14 anak lainnya tumbuh, berkembang, menikah dan menjadikan keluarga ini semakin banyak jumlahnya.
Dipenghujung tahun 90-an, untuk menghimpun semua anggota keluarga dan memastikan silaturahim tetap terjaga, walau terpisah oleh jarak dan waktu, maka dibuatlah sebuah wadah yang dinamai Ikatan Keluarga Marso. Kami biasa menyebutnya IKM.
Selanjutnya IKM ini dibentuk di 3 wilayah utama tempat anggotanya berdomisili. Yogyakarta, Jakarta dan Lampung. Dalam kurun waktu tertentu, masing - masing wilayah mengadakan pertemuan rutin. Diselingi dengan pertemuan via zoom untuk semua anggota.
Dan setiap 5 tahun sekali, pertemuan akbar diadakan. Pertemuan yang dihadiri oleh semua anggota. Tujuannya satu saja. Memastikan silaturahim kami tetap terus terjaga.
Pertemuan akbar dilakukan ditempat yang berbeda dengan tuan rumahnya adalah 3 wilayah secara bergantian. Tahun ini, pilihan tempat jatuh di Lampung. Yang diadakan pada 28 - 30 Januari 2023.
Pertemuan yang seharusnya diadakan pada tahun 2020. Namun pandemi membuat semua rencana harus ditata ulang. Hingga pilihan waktu akhirnya diputuskan pekan lalu.
Maka kemudian 100-an lebih anggota IKM meluangkan waktunya untuk pertemuan yang tertunda ini. Meliburkan anak - anak diwaktu seharusnya sekolah. Mengambil cuti dari kantor. Menghentikan kegiatan lain demi untuk bisa hadir.
Sebegitu pentingkah acara ini? Yups! Sangat penting. Karena kami sedang menjalankan amanah dari mbah kakung dan putri. Untuk saling menyayangi satu sama lain dan keluarga adalah segalanya.
Karena keluarga adalah rumah. Tempat berbagi keluh kesah. Mencurahkan semua cerita. Meleburkan suka dan duka. Menjadikannya bahagia yang tak terkira.
Tentu saja kami tidak sempurna menjalankan amanah. Tapi kami berusaha untuk menjadikan amanah sebagai cara kami menjaga bahagia di keluarga.
Posting : fb

Komentar