Puk - Puk
Karena memiliki banyak 'dayang - dayang', maka Zee pun memiliki kebiasaan yang berbeda untuk masing - masing dayangnya.
Misalnya
untuk urusan tidur. Bila bersama Neti, dia akan minta dininabobokan
dengan cara digendong. Sedangkan bersamaku, cukup dikipasi dan ditepuk -
tepuk atau digaruk - garuk punggungnya.
Seperti juga siang ini....
Ditengah
aku membacakan buku cerita, Zee mulai berguling kesana kemari seraya
merengek tiada henti. Ini pertanda dia sudah mulai mengantuk dan sedang
mencari posisi tidur yang enak.
Segera
kuletakkan buku dan mengambil kipas. Kukipasi dan kutepuk - tepuk
pahanya. Tapi Zee tetap saja rewel bahkan menangis lebih kencang.
Tangannya menggapai - gapai mencari tanganku. Menepuk - nepuk pahanya sendiri.
"Ini sudah dipuk - puk lho, ya," ujarku.
Tapi Zee terus menangis.
Aku
kembali menepuk - nepuk pahanya. Tapi kali ini lebih keras hingga Zee
sedikit memantul - mantul diatas kasur. Apa yang terjadi? Dia langsung
menghentikan tangisnya dan tak lama kemudian tertidur.
Zee, mah aneh. Minta dipuk - puk kayak dipukul.
.
.Post : email
Komentar