Merobek Kertas
Aku terbiasa menyimpan kertas bekas. Seperti bekas kalender, bekas photocopy-an. Kertas ini berguna saat ada keponakan atau anak kecil yang bermain ke rumah. Aku bisa memberikan kertas ini untuk dicoret - coret, digambari sesuka mereka, bahkan dirobek - robek. Intinya, memanfaatkan barang bekas.
Dan ini ceritanya...
"Hari ini kita belajar merobek, ya. Sudah lama lho, Zee gak merobek kertas," aku berbicara pada Zee ketika pagi itu dia sudah duduk manis diatas kasur kamarku.
Terakhir merobek, dia memasukkan kertas bekas ini ke dalam mulut. Karenanya aku memutuskan untuk menghentikan dulu untuk sementara kegiatan merobek. Sampai Zee sudah lupa dengan 'adegan' makan kertas. 🤭.
Aku memberikan kertas bekas kalender. Kubiarkan dia merobek sendiri. Saat ini Zee sudah dalam tahapan merobek dengan menggunakan kedua genggaman tangan. Dengan sekuat tenaga dia menarik kertas hingga bisa terbelah menjadi dua.
Agar lebih seru belajarnya, aku pun ikutan merobek. Dan yang terjadi kemudian, Zee justru 'ngambek' lantaran tidak bisa merobek seperti yang kulakukan. Yaitu merobek dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk kedua tangan.
Zee, aneh deh. Khan memang belum sampai sana tahapan belajarnya.. 😁.
Post : Ig
Komentar