Bapak
Zee sedang dalam fase menirukan semua yang diomongkan orang disekitarnya. Jadi, kami harus berhati - hati dalam bersikap dan mengucapkan sesuatu. Karena Zee kuat sekali ingatannya dan merekam sebuah kejadian dengan baik.
Termasuk yang ini....
"Bapak kemana?" Tanyaku dipagi itu. Biasanya bapak tiduran dikasur yang memang diletakkan diruang tengah.
"Didepan baca koran," jawab mbak. "Ada apa?"
"Ini obat bapak belum diminum," jawabku.
Sedetik kemudian..
"Bapak!" Panggil Zee seraya menunjuk pada bapak yang masuk ke ruang tengah.
Ha?
"Uyut Akung, Zee. Bukan bapak," koreksiku.
Zee, mah..... gitu..
.
.Post : email
Komentar