Sulit

 

Zee mulai menunjukkan perkembangan kemampuan berbahasa. Dia sudah bisa mengucapkan suku kata terakhir dari sebuah kata yang diucapkan.
 
Dan ini ceritanya...
 
Pagi hari ketika aku tengah berada di dapur bersama ibu, Zee datang dengan digendong Neti. Seperti biasa, bila telah selesai mandi, harus 'laporan' dulu agar bisa dicium wangi bayinya. 😁.
 
"Eh, kemarin Zee sudah mulai bisa mengucapkan suku kata terakhir lho," aku memberi tahu mbak. Suatu hal yang selalu kami lakukan bila ada kemampuan baru yang dimiliki Zee. Memberitahukan pada yang lain.
 
"Oya?" Mbak penasaran. Dan segera 'menguji' kemampuan sang cucu. "Zee ini ma...," mbak menunjuk matanya.
 
"Ta," jawab Zee.
 
"Kalau ini kepa...," aku memegang kepala.
 
"La," jawab Zeezee lagi.
 
"Ini mu..," gantian mbak menunjuk mulut.
 
"Mmm," Zee berkata sambil meruncingkan mulutnya. 
 
Lha? Kok?
 
"Kalau ini ram...," aku memegang rambut.
 
"Mmm," kembali Zee meruncingkan mulutnya.
 
Kami tergelak melihat ekspresi wajah Zee saat mengucapkan suku kata yang berakhiran konsonan. Zee terlihat masih kesulitan. Sepertinya, pelajarannya belum sampai pada tahap ini. Tiya dan Neti yang terlalu bersemangat memberikan materi yang berat pada Zee. 🤣.
 
Post : Fb

Komentar

Postingan Populer