Kata - Kata Santun

 

Membiasakan anak - anak untuk menggunakan kata - kata santun seperti maaf, tolong, terima kasih, permisi tidak dapat dilakukan dalam sekejap mata. Seketika. Harus melalui proses pembiasaan dan itu dimulai sejak dini.
 
Begitu pun yang kami lakukan pada Zee. Sedini mungkin kata - kata santun ini sudah dikenalkan padanya meskipun dia belum dapat mengucapkannya. Kami mengajarinya dengan gerakan.
 
Saat Zee minta sesuatu, maka gerakannya adalah kedua tangan yang bertumpuk menengadah ke atas. Dan orang dewasa yang bersamanya akan mengucapkan 'nuwun'. 
 
Bila Zee sudah menerima apa yang diinginkannya, gerakan yang dibuat adalah menundukkan kepala. Disertai ucapan 'matur nuwun' yang dicontohkan.
Mengapa menggunakan bahasa Jawa? Alasannya sederhana, karena Zee tinggal di Jogja. 🤭.
 
Dan ini kisahnya...
 
Siang itu, aku bermain dengan Zee di ruang tamu. Seperti biasa, dia beralih dari satu kursi ke kursi lainnya dengan melompati satu persatu. Ini cara sederhana melatih motorik kasar. Tanpa repot harus menyediakan mainan bola dunia atau halang rintang. 🤣 .
 
Sesekali juga Zee turun naik kursi. Saat akan beranjak ke kursi lain, jalannya terhalang oleh kakiku yang menyilang dibawah meja. Sambil berusaha melewati, dia mendorong kakiku.
 
"Lho? Kaki Tiya kok didorong?" Protesku. "Bilang permisi dong," aku mengingatkan.
 
"Ambe," ujarnya sambil membungkukkan badan.
 
Aku tertawa geli. Kemudian melipat kakiku agar Zee bisa melewati. Kata 'permisi'' masih terlalu sulit diucapkannya. Jadi yang keluar adalah 'ambe'.
 
Semangat belajar Cantik.. 😍.
 
Posting : Fb

Komentar

Postingan Populer