Gak Diajak
Hari ini, aku dan mbak mengantar bapak - ibu ke luar kota. Menghadiri pernikahan salah satu kerabat. Karena perjalanan jauh, maka kami memutuskan untuk berangkat dipagi hari.
Sembari kami bersiap - siap, Zee diajak bermain sang Aba didalam mobil. Dia tampak kegirangan. Dari balik jendela, dia tertawa dan melambaikan tangan pada Uyut Akung yang sudah duduk manis diteras. Seakan dia yang akan pergi. Kami yang melihatnya tertawa geli. Dia tidak sadar bahwa sebenarnya dia yang akan ditinggal.
.
Setelah semua siap, Zee pun dibawa turun. Kami menyalami dan menciumnya. Berpamitan. Dia tampak bingung. Heran. Karena biasanya ketika aku dan mbak pergi, selalu mengajaknya juga.
Zee mulai meronta - ronta dalam gendongan Aba nya. Mengulurkan tangan, minta untuk diajak. Dan ketika kami berlalu, tangisnya pun terdengar kencang mengiringi kepergian kami.
Maaf, Zee... kali ini gak diajak, ya...
.
Posting : Fb
Komentar