Lupa
Walaupun memiliki kendaraan sendiri, namun di situasi tertentu, terkadang aku juga menggunakan kendaraan milik mbak. Seperti pagi ini, ketika aku hendak pergi ke mini market dekat rumah. Belanja bahan untuk membuat lapis ager. Karena ada pesanan untuk keesokan harinya.
"Motornya gak usah dimasukkan, mbak. Adek mau ke minimarket," ujarku dari balik pintu garasi. Mbak baru saja pulang dari pasar.
Mbak memarkirkan motor di halaman depan. Tak lama kemudian aku pun beranjak pergi. Sesampainya di minimarket, aku melihat catatan belanja dan memasukkan barang yang kuperlukan. Tak membutuhkan waktu yang lama, aku telah mendapatkan semua yang kubutuhkan. Dan segera menuju parkiran motor untuk pulang.
Dan masalah terjadi...
Saat berada di parkiran, aku mengedarkan pandanganku ke segala penjuru. Mencari motorku. Tak tampak motor berwarna hitam yang biasanya kupakai. Panik. Tapi berusaha untuk tenang. Berpura - pura tidak terjadi sesuatu, sambil mata tetap terus diedarkan. Melihat sekeliling. Bersandar pada sebuah motor berwarna putih. Namun kemudian aku tersadar. Motor inilah yang kupakai. Motor milik mbak. Sambil menahan tawa, aku segera beranjak meninggalkan minimarket.
Ada - ada saja. Efek lupa kalau pinjam motor. 😂.
Komentar