Galak

 Beberapa orang beranggapan bahwa aku galak. Tapi sepertinya mereka akan mengubah anggapan ini setelah membaca cerita berikut....


"Mau ngapain, Dek?" Tanya ibu ketika melihat aku membawa galah.

"Mau ambil mangga," jawabku yakin.

"Jangan salah ambil lho, ya," ibu mengingatkan.

Aku menyunggingkan senyum simpul sambil beranjak ke halaman belakang.

Tak lama kemudian...

"Kok gak ada yang kuning?" Tanya ibu ketika aku membawa ember berisi mangga.

"Iya. Salah ambil. Dari bawah kelihatan sudah kuning. Pas diambil, ternyata masih hijau," aku menjelaskan dengan wajah kecut. "Jangan bilang mbak, ya bu," lanjutku.

Jadi.... mbak paling 'sebel' kalau mangga yang masih mengkal sudah diambil. Karena tak ada yang mau makan manggal mengkal. Kecuali mbak. 😁.

Siang hari...

"Bu, ini mangga jatuh sendiri, ya?" Tanya mbak pada ibu. Saat itu, keduanya sedang di dapur. "Kok masih hijau?"

"Gak tahu, ya. Dari tadi disitu," jawab ibu.

Aku yang mendengar percakapan ini dari mushola, tak dapat menahan tawa. Ibu 'rela' berbohong demi aku tidak dimarahi mbak. 😂.
 
Posting : Kn

Komentar

Postingan Populer