'Drama'

Aku dan mbak...

Kami memiliki kebiasan memanggil yang tidak biasa. Yaitu 'Inem' dan 'Nyonyah' (harus memakai huruf 'h' dibelakangnya dan diucapkan dengan jelas. 😁). Panggilan ini digunakan disaat - saat tertentu. 

Inem untuk salah satu dari kami yang tengah sibuk dengan perkerjaan rumah tangga. Seperti menyapu, mengepel, mencuci dan lainnya. Sedangkan nyonyah disematkan untuk salah satu dari kami yang tengah duduk santai seraya menyaksikan yang lain berjibaku dengan perkerjaan rumah tangga.

Dan inilah ceritanya..

"Katanya mau pergi, mbak?" aku bertanya pada mbak yang sedang sibuk didepan meja kerjanya. Saat itu aku masuk ke kamarnya seraya membawa sapu, Aku akan membersihkan kamarnya.

"Bentar, ya Nem, Ini sarapan dulu," jawab mbak. Tampak sepiring pepaya disamping laptopnya.

"Inem khan cuma nanya, Nyah. Takutnya nyonyah lupa kalau mau pergi," aku ganti protes pada mbak.

"Gak, Nem."

"Syukur, deh. Takutnya nyonyah lupa kalau mau berangkat pagi," aku mulai berisik.

"Cerewet banget, sih," mbak tampak malas menanggapiku. Lalu segera beranjak keluar kamar.

"Nyah, kok pergi, sih. Inem belum selesai ngomong lho," panggilku. "Nyonyah kok main pergi ajah. Inem khan ngomongnya baik - baik," teriakku dari dalam kamar seraya nyengir kuda.

Yups! Ini yang kusuka ketika berperan sebagai Inem. Aku bisa julid, cerewet bahkan ribut dengan sang nyonyah. Kategori Inem yang gak ada sopan - sopannya. 😂.

Posting : Bl



Komentar

Postingan Populer