Sejak mulai suka memasak dan sering turun ke dapur, maka sejak itu pula
aku membiasakan diri untuk menggunakan apron saat beraktivitas di dapur.
Alasannya sederhana saja. Aku tidak mau bajuku kotor lantaran minyak atau bahan masakkan lainnya. Juga basah saat harus mencuci bahan masakan atau peralatan masak.
Apron yang kugunakan adalah hasil karya tanganku sendiri alias 'merangkai' lembar demi lembar kain sisa dan menjahitnya hingga terbentuk apron yang diinginkan.
Tak heran bila kemudian saat mengenakan nya, ada yang merasa seperti pernah memiliki baju dengan motif yang sama.
.
Yups!! Aku membuat apron dari sisa kain saat membuat baju. Baju siapa saja yang ada dirumah.
Ada sisa kain milik mbak. Atau sarung tak terpakai punya bapak. Ada lagi sisa kain seragam sekolahku dulu. Daaann banyak lagi lainnya.
Sisa kain ini kukumpulkan, kujahit dalam dua sisi yang berbeda. Sehingga satu apron memiliki dua motif yang berbeda. Bisa dipakai bolak balik. Seolah - olah selalu berganti apron setiap waktu.
.
Sore ini, saat kutunjukkan apron baru yang akan kuberikan pada mbak sepupuku, sebuah usul diberikan mbak...
"Itu bisa dijual, lho dek."
Aku tergelak seraya berkata, "Sekarang semua bisa dijual, ya."
Ada yang berminat?
.
Posting : Kn
Alasannya sederhana saja. Aku tidak mau bajuku kotor lantaran minyak atau bahan masakkan lainnya. Juga basah saat harus mencuci bahan masakan atau peralatan masak.
Apron yang kugunakan adalah hasil karya tanganku sendiri alias 'merangkai' lembar demi lembar kain sisa dan menjahitnya hingga terbentuk apron yang diinginkan.
Tak heran bila kemudian saat mengenakan nya, ada yang merasa seperti pernah memiliki baju dengan motif yang sama.
Yups!! Aku membuat apron dari sisa kain saat membuat baju. Baju siapa saja yang ada dirumah.
Ada sisa kain milik mbak. Atau sarung tak terpakai punya bapak. Ada lagi sisa kain seragam sekolahku dulu. Daaann banyak lagi lainnya.
Sisa kain ini kukumpulkan, kujahit dalam dua sisi yang berbeda. Sehingga satu apron memiliki dua motif yang berbeda. Bisa dipakai bolak balik. Seolah - olah selalu berganti apron setiap waktu.
Sore ini, saat kutunjukkan apron baru yang akan kuberikan pada mbak sepupuku, sebuah usul diberikan mbak...
"Itu bisa dijual, lho dek."
Aku tergelak seraya berkata, "Sekarang semua bisa dijual, ya."
Ada yang berminat?
Posting : Kn

Komentar