Penasaran

 Sejak pohon durian di halaman belakang berbunga, dilanjutkan dengan berbuah satu demi satu, maka topik pembicaraan kami setiap hari, tidak jauh - jauh dari buah yang satu ini.

Dari mulai deg - degannya bila ada angin kencang, khawatir buah yang masih kecil ini berguguran. Hingga pembahasan tentang rencana - rencana bila nanti panen durian ini benar - benar terjadi. 😂.

Pagi hari, selalu saja ada 'kegiatan' rutin yang kami lakukan. Menengadahkan kepala, melihat buah durian satu persatu.  Memastikan buah - buah durian ini masih berada ditempatnya. Kemudian menunduk, mencari kalau - kalau ada durian yang berjatuhan.

Bila semua masih bertahan dipohon, maka sejumlah harapan dilangitkan agar durian kecil ini semakin besar dan mimpi memanen durian dari kebun sendiri bakalan terwujud.

Namun bila ada buah yang jatuh, maka permintaan pun dimohonkan. Semoga itu ada buah terakhir yang jatuh sebelum waktunya. 😀.

Sebegitu antusiasnya kami dengan buah beraroma khas ini, membuat mbak mempunyai cara sendiri untuk memastikan durian bisa dipanen nantinya. Yaitu dengan melakukan 'sensus'. Alias penghitungan buah setiap hari.

Beberapa hari lalu..
"Alhamdulillah. Ada 15 durian yang masih dipohon," lapor mbak pada aku dan ibu, seusainya menghitung durian dipagi hari.

Keesokan harinya...
"Ternyata ada 3 buah yang kemarin belum ikutan dihitung. Tertutup daun," ujarnya memberitahu ketika aku tengah menyapu halaman belakang.

Aku yang mendapat laporan, turut mengucap syukur. Berarti panennya tambah banyak. 😁.

Dan hari ini, ketika keponakan ketemu gede yang pertama, menunjukkan buah durian yang jatuh, itu berarti berkurang lagi hasil panennya nanti.

Jadi? Tambah penasaran khan dengan hasil panen durian nanti? 😂.


Posting : Kn

Komentar

Postingan Populer