Bantat
Jadi... begini...
Untuk lapis ager dan pempek, dari proses produksi hingga siap dipasarkan, aku sudah bisa melakukannya sendiri. Bila terpaksa tidak ada yang membantu, maka aku sudah memiliki 'trik and tips', sehingga tak lagi kerepotan selama membuatnya.
Tapi tidak dengan kerupuk. Aku masih membutuhkan bantuan ibu untuk membuat lenjeran kerupuk hingga proses penggorengannya. Dan proses tersulit dalam pembuatan kerupuk ini adalah saat menggorengnya.
Dibutuhkan 2 wajan minyak dengan tingkat panas yang berbeda. Diperlukan 'ilmu kira - kira' untuk menentukan apakah kerupuk sudah siap dipindah ke wajan berikutnya. Serta sering - sering memeriksa tingkat panas diwajan kedua. Karena bila panasnya berkurang, kerupuk tidak bisa mengembang sempurna. Dan itu berarti ... bantat.
.
Hari ini, karena stok kerupuk goreng sudah menipis dan dilandasi keinginan untuk belajar menggoreng, maka aku pun mencoba untuk menggoreng sendiri Kerupuk Kita.
Dimulai dengan menyiapkan 2 minyak goreng diwajan. Memastikan panas yang berbeda dikedua wajan dan ketika sudah siap maka proses penggorengan dimulai.
Gorengan pertama, menghasilkan perbandingan yang tak seimbang antara kerupuk yang mengembang sempurna dan kerupuk bantat. Lebih banyak yang gagal mengembang.
.
Tak boleh putus asa, coba lagi. Namun belum lebih baik. Coba terus. Dan belum menampakkan hasil yang memuaskan. Hingga akhirnya kerupuk telah digoreng semua.
Hasilnya?
Kerupuk bantat mendominasi stok kerupuk hari ini.
.
Jadi... untuk para penggemar kerupuk bantat, mari merapat kemari.
.
Posting : Kn
Untuk lapis ager dan pempek, dari proses produksi hingga siap dipasarkan, aku sudah bisa melakukannya sendiri. Bila terpaksa tidak ada yang membantu, maka aku sudah memiliki 'trik and tips', sehingga tak lagi kerepotan selama membuatnya.
Tapi tidak dengan kerupuk. Aku masih membutuhkan bantuan ibu untuk membuat lenjeran kerupuk hingga proses penggorengannya. Dan proses tersulit dalam pembuatan kerupuk ini adalah saat menggorengnya.
Dibutuhkan 2 wajan minyak dengan tingkat panas yang berbeda. Diperlukan 'ilmu kira - kira' untuk menentukan apakah kerupuk sudah siap dipindah ke wajan berikutnya. Serta sering - sering memeriksa tingkat panas diwajan kedua. Karena bila panasnya berkurang, kerupuk tidak bisa mengembang sempurna. Dan itu berarti ... bantat.
Hari ini, karena stok kerupuk goreng sudah menipis dan dilandasi keinginan untuk belajar menggoreng, maka aku pun mencoba untuk menggoreng sendiri Kerupuk Kita.
Dimulai dengan menyiapkan 2 minyak goreng diwajan. Memastikan panas yang berbeda dikedua wajan dan ketika sudah siap maka proses penggorengan dimulai.
Gorengan pertama, menghasilkan perbandingan yang tak seimbang antara kerupuk yang mengembang sempurna dan kerupuk bantat. Lebih banyak yang gagal mengembang.
Tak boleh putus asa, coba lagi. Namun belum lebih baik. Coba terus. Dan belum menampakkan hasil yang memuaskan. Hingga akhirnya kerupuk telah digoreng semua.
Hasilnya?
Kerupuk bantat mendominasi stok kerupuk hari ini.
Jadi... untuk para penggemar kerupuk bantat, mari merapat kemari.
Posting : Kn

Komentar