Warna
#nostalgia
.Dulu, ketika di sekolah, ibu guru biasa mengenalkan warna dan bentuk dengan beragam mainan. Salah satunya menggunakan balok warna.
.
Dengan balok warna, selain membuat beragam bentuk, anak juga dapat mengenal bentuk geometri, warna. Dapat pula mengenal ukuran. Karena balok warna dibuat dengan beragam ukuran. Intinya, satu permainan dapat mengenalkan banyak pengetahuan baru untuk anak.
.
Dan ini adalah cerita nostalgia... 😊.
.
"Abang bikin apa, ya? Asyik banget," tanyaku pada Rafif yang tengah bermain balok warna.
.
"Abang bikin tank, Bu Yayuk," jawabnya dengan disertai seulas senyum manis (yang kelewatan).
.
"Wuih. .. keren lho. Sekarang Abang sudah bisa bikin tank," pujiku.
.
Menghargai karya anak sepertu apapun bentuknya adalah salah satu cara ibu guru untuk memberikan kepercayaan diri pada anak. Menunjukkan bahwa dia mampu menghasilkan sesuatu dengan idenya sendiri.
"Eh, Bang. Ibu tanya dong. Ini warna apa?" Aku menunjuk sebuah balok warna jingga berbentuk segitiga.
.
"Blue."
.
"Yups! Betul banget," aku kembali memujinya. "Kalau bahasa Indonesia, ini namanya warna biru," jelasku.
.
"Ini blue, Bu Yayuk."
.
"Iya abang, ibu tahu," ujarku. "Tadi ibu kasih tahu ajah. Kalau itu juga bisa disebut warna biru," lanjutku.
.
"Ini bukan biru. Tapi blue."
.
"Iya, Bang. Blue!" Aku menghentikan 'keributan' dengannya. Daripada berkepanjangan. 😁.
.
Ah, jadi kangen si Abang.
Posting : fb
Komentar